PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menekankan pentingnya penguatan keamanan data dan kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan ekosistem digital yang aman, produktif, dan berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kalteng, Sunarti, saat membuka Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Kebijakan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Non Pelayanan Dasar III Bidang Komunikasi, Informatika, Statistik, Persandian, dan Perhubungan Tahun 2026. Acara ini digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur, Selasa, 30 Juni 2026.
Kegiatan strategis ini dilaksanakan guna memperkuat sinergi dan sinkronisasi kebijakan lintas perangkat daerah demi mendukung percepatan transformasi digital serta peningkatan kualitas pelayanan publik di Kalteng.
Sunarti menegaskan bahwa tema rakor kali ini, yaitu “Sinkronisasi Kebijakan Kesra Bidang Komunikasi dan Informatika dalam Mendukung Program Prioritas Kalteng Berkah dan Kalteng Maju”, sangat relevan dengan tantangan pembangunan di era modern.
Menurutnya, transformasi digital kini telah menjadi kebutuhan utama dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Oleh sebab itu, perkembangan teknologi informasi harus dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan keterbukaan informasi publik, mempercepat akses layanan, serta mendukung efektivitas program prioritas daerah.
“Pemanfaatan teknologi informasi yang tepat akan menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Karena itu, diperlukan komitmen dan sinergi seluruh pemangku kepentingan agar transformasi digital dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” ujar Sunarti.
“Pemanfaatan teknologi informasi yang tepat akan menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Karena itu, diperlukan komitmen dan sinergi seluruh pemangku kepentingan agar transformasi digital dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” ujar Sunarti.
Lebih lanjut, ia berharap forum tersebut mampu melahirkan berbagai terobosan serta gagasan inovatif yang dapat memberikan kontribusi positif dalam menjawab tantangan zaman. Di samping itu, keseimbangan dalam pemanfaatan media informasi dan dukungan keterlibatan masyarakat juga dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan program ini.
“Melalui kegiatan ini, kita memiliki ruang yang tepat untuk berbagi informasi, memperkuat koordinasi, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang semakin baik di masa mendatang,” pungkasnya.
(Syauqi)












