Lurah Langkai Imbau Orang Tua Awasi Anak, Larang Bermain-Berenang di Sungai Saat Air Surut

IST/BERITASAMPIT - Papan imbauan larangan bermain dan berenang di sekitar sungai dipasang di wilayah Kelurahan Langkai sebagai upaya meningkatkan keselamatan anak-anak saat debit air Sungai Kahayan mengalami penurunan.

– Lurah Langkai, Muhamad Abidin, mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan tidak membiarkan mereka bermain maupun berenang di Sungai Kahayan serta aliran sungai lainnya di wilayah Kelurahan Langkai.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul kondisi debit air sungai yang saat ini mulai surut dan berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi anak-anak.

Abidin menjelaskan, kondisi air yang menurun sering kali dimanfaatkan anak-anak untuk bermain di bantaran sungai atau berenang. Padahal, kondisi tersebut justru dapat membahayakan karena kedalaman sungai tidak merata dan terdapat arus bawah yang sulit diprediksi.

“Kami mengimbau seluruh orang tua agar benar-benar mengawasi putra-putrinya. Jangan sampai anak-anak bermain atau berenang di sungai karena sangat berisiko membahayakan keselamatan,” ucapnya, Senin 20 Juli 2026.

Sebagai langkah pencegahan, Kelurahan Langkai akan berkoordinasi dengan ketua RT dan RW, terutama yang berada di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS), untuk menyampaikan imbauan kepada warga agar lebih waspada dan melarang aktivitas bermain maupun berenang di sungai.

“Selain itu, pihak kelurahan juga akan membentuk tim monitoring lapangan yang melibatkan perangkat kelurahan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, relawan, dan unsur terkait lainnya. Tim tersebut akan melakukan pemantauan secara berkala di sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadi kecelakaan air,” tambahnya.

Kelurahan Langkai juga memastikan berbagai media sosialisasi, seperti spanduk dan papan imbauan larangan berenang yang telah terpasang di sejumlah titik, tetap dalam kondisi baik dan mudah dilihat masyarakat.

“Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keselamatan, khususnya bagi anak-anak yang kerap beraktivitas di sekitar sungai,” tuturnya.

Apabila dalam kegiatan pemantauan ditemukan kondisi yang memerlukan penanganan lebih lanjut, pihak kelurahan akan segera berkoordinasi dan melaporkannya kepada instansi terkait. Hasil monitoring juga akan disampaikan kepada Kecamatan Pahandut sebagai bahan evaluasi bersama.

“Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif menjaga keselamatan anak-anak. Peran keluarga sangat penting agar berbagai risiko dan musibah dapat dicegah sejak dini,” ungkapnya. (yud)

baca juga ...  Kapolda Kalteng Targetkan 136 Hektare Lahan Jagung untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!