Cegah Sungai Jadi Tempat Sampah, DPRD Dorong Pengawasan

IST/BERITASAMPIT - Anggota DPRD Kota , Dede Ardiansyah.

– Anggota DPRD Kota , Dede Ardiansyah, meminta pemerintah memperkuat penanganan sampah yang masih ditemukan di aliran sungai.

Menurut Dede, persoalan sampah di sungai tidak cukup diselesaikan hanya dengan mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Pemerintah juga perlu memastikan fasilitas pengelolaan sampah tersedia dan mudah dijangkau warga.

“Persoalan ini bukan hanya soal kesadaran masyarakat. Pemerintah juga harus memastikan fasilitas pembuangan sampah tersedia dan mudah dijangkau,” ucapnya, Rabu 12 Agustus 2026.

Jika tempat pembuangan dan layanan pengangkutan sampah belum memadai, masyarakat akan kesulitan membuang sampah dengan benar. Kondisi tersebut dikhawatirkan membuat sungai kembali menjadi tempat pembuangan.

“Karena itu, mendorong penambahan titik pembuangan sampah dan tempat penampungan sementara (TPS), terutama di kawasan permukiman yang membutuhkan. Layanan pengangkutan juga dinilai perlu menjangkau seluruh wilayah secara optimal,” tambahnya.

Selain fasilitas, kepada masyarakat juga harus dilakukan secara rutin. Warga perlu memahami bahwa membuang sampah ke sungai dapat mencemari lingkungan dan berpotensi menimbulkan masalah lain, termasuk banjir dan gangguan .

“Sosialisasi harus terus dilakukan agar masyarakat mengetahui fasilitas yang sudah disediakan dan memahami cara membuang sampah yang benar,” lanjutnya.

Dalam hal ini juga mendukung adanya pengawasan yang lebih kuat di kawasan bantaran sungai dan lokasi yang sering dijadikan tempat pembuangan sampah. Sanksi bagi warga yang sengaja membuang sampah sembarangan juga dinilai perlu diterapkan sesuai aturan.

“Kalau fasilitas tersedia, sosialisasi berjalan, pengawasan diperkuat dan aturan ditegakkan, saya yakin persoalan sampah yang mencemari sungai bisa kita kurangi,”ungkapnya.(yud)

baca juga ...  Anggota DPRD Apresiasi Terobosan Wali Kota Palangka Raya Hadirkan Pasar Ramadan di Kawasan Pasar Data Manua
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!