SAMPIT – Wakil Ketua II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Rudianur menyoroti rendahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kotim pada tahun 2024. Hingga akhir tahun, capaian PAD hanya mencapai 48 persen dari target yang ditetapkan. Menurutnya, capaian ini jauh dari harapan meskipun evaluasi telah dilakukan berkali-kali.
“PAD kita tidak tercapai, bahkan di bawah 50 persen. Kita akan melihat langkah konkret di tahun 2025 untuk mencari solusi agar target bisa tercapai,” ujar Rudianur, Kamis 2 Januari 2025.
Selain masalah PAD, politisi Golkar ini juga menyoroti pembangunan di tahun 2024 belum maksimal, dan harus dimaksimalkan tahun 2025, begitu pula upaya dalam menekan angka pengangguran dan kemiskinan.
Meskipun demikian, DPRD terus mendukung pemerintah dalam menjalankan berbagai program pemerataan pembangunan untuk memperbaiki kondisi tersebut.
“Tahun 2024 memang belum semua pencapaian maksimal. Kita masih berjuang menekan angka pengangguran dan kemiskinan. DPRD akan terus mendorong pemerataan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Rudianur berharap agar di tahun 2025, pemerintah daerah dapat lebih inovatif dalam mengoptimalkan sumber-sumber PAD dan meningkatkan efektivitas program-program yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
(nardi)












