PALANGKA RAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar rapat paripurna ke-9 masa persidangan I tahun 2024 sekaligus rapat paripurna ke I pembukaan masa persidangan II tahun 2024 di ruang rapat paripurna DPRD setempat, Senin 6 Januari 2025.
Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD, Riska Agustin. Salah satu agendanya adalah penyampaian laporan hasil reses pimpinan dan anggota DPRD Kalteng dari daerah pemilihan (Dapil) I, II, III, IV, dan V selama masa persidangan I tahun 2024.
Reses anggota DPRD Kalteng dilaksanakan pada 4-11 Desember 2024 di masing-masing dapil. Dalam laporan reses Dapil I, yang meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, dan Gunung Mas, juru bicara Agie menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Katingan.
Agie mengatakan, pada Bidang Pemerintahan dan Keuangan, pemerintah desa dan tokoh masyarakat mengeluhkan jaringan telepon dan internet yang sulit diakses di Desa Tumbang Hangei, Mirah Kalanaman, SMK Negeri 1 Kamipang di Tumbang Pariei.
Agie juga menyampaikan, bahwa tokoh masyarakat juga mengusulkan jalur listrik di Desa Batubadinding, Desa Tumbang Hangei, dan Mirah Kalanaman.
“Pemerintah Desa dan tokoh masyarakat mengusulkan penambahan tenaga perawat dan bidan yang selama ini kekurangan di Desa Batubadinding dan Desa Karuing,” kata Agie.
Selain itu, masyarakat juga mengusulkan penambahan untuk Guru Agama Hindu Kaharingan yang selama ini kekurangan.
Lebih lanjut pada Bidang Perekonomian, masyarakat Desa Baun Bango dan Telaga mengusulkan bantuan untuk keramba ikan. Kemudian, alun-alun Tarantang memerlukan dukungan promosi untuk semakin meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan baik domestik maupun luar negeri, serta dukungan hibah Pemerintah Provinsi Kalteng berupa sarana dan prasarana.
Masyarakat juga mengusulkan bantuan untuk pembuatan jaringan irigasi dan pembukaan lahan sawah di Desa Jahanjang, dan Desa Jaya Makmur.
“Untuk meningkatkan perekonomian, tokoh masyarakat di Kecamatan Katingan Kuala, Desa Baun Bango, Desa Telaga, Desa Karuing, Desa Batu Badinding, Desa Tumbang Kalemei dan Desa Tumbang Marak mengusulkan bantuan bibit ternak, sapi, babi, ayam, ikan,” ujar Agie.
Pada Bidang Kesejahteraan Rakyat, masyarakat di Desa Buntut Bali, Desa Tumbang Banjang, Desa Manduing, Desa Tumbang Lawang, Desa Tewang Darayu, Desa Transmigrasi, Desa Kuluk Bali, Tumbang Samba, dan Desa Rantau Asem mengusulkan bantuan pembangunan atau rehap Rumah Ibadah Hindu Kaharingan.
kemudian, tokoh masyarakat mengusulkan bantuan untuk persiapan Festival Tandak di Kecamatan Katingan Tengah yang akan dilaksankan pada tahun 2025. Tokoh juga masyarakat mengusulkan bantun pembangunan Gereja di Trans Buntut Bali.
“Tokoh masyarakat mengusulkan bantuan untuk persiapan Pesparawi Tingkat Kabupaten di Kecamatan Pulau Malan yang akan dilaksankan pada tahun 2026,” tuturnya.
Pada Bidang Pendidikan, guru SMA Swasta PGRI di Desa Telaga mengusulkan untuk menetapkan status SMA Swasta PGRI menjadi SMA Negeri 1 Kamipang. Selain itu, kepala Sekolah SMK Negeri 1 Kamipang mengusulkan alat praktek perikanan,
SMA Negeri 1 Pulau Malan juga mengusulkan penimbunan halaman sekolah.
Tokoh masyarakat di Desa Tumbang Marak juga mengusulkan pembangunan unit sekolah baru SMK, dengan lahan yang sudah tersedia.
“Pihak SMA Swasta Kristen Tumbang Samba juga mengusulkan bantuan sarpras yang usulannya akan disampaikan melalui dokumen proposal,” ungkapnya.
Pada Bidang Fisik dan Prasarana, tokoh masyarakat mengusulkan pembangunan pabrik es di Kecamatan Katingan Kuala. Masyarakat juga kata Agie, mengusulkan pengerasan Jalan Mendawai-Mekar Tani sepanjang 2 Km.
Selain itu, tokoh masyarakat Desa Jaya Makmur, Mekar Tani, dan Desa Bakung Raya mengusulkan bantuan alat pengering padi untuk menjaga kualitas padi.
Tokoh masyarakat mengusulkan pembangunan dan peningkatan jalan Kasongan – Pegatan. Selain itu, masyarakat juga mengusulkan perbaikan jalan Tumbang Samba-Kasongan.
Selain itu, masyarakat juga mengusulkan adanya aturan khusus untuk kendaraan berat yang melewati ruas Jalan Tumbang Samba Kasongan.
“Masyarakat mengusulkan peningkatan jalan untuk ferry penyebrangan di Desa Tumbang Banjang sepanjang 1,4 km,” tambahnya.
Agie berharap, usulan masyarakat dapat ditindaklanjuti dalam upaya mempercepat proses pembangunan di berbagai aspek kehidupan masyarakat khususnya di wilayah Dapil Kalteng I sebagai upaya menuju masyarakat yang sehat, sejahtera lahir dan batin sehingga terwujudnya kalteng yang maju dan sejahtera.
(Syauqi)












