PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya menegaskan komitmennya dalam menangani kawasan Puntun yang selama ini dikenal sebagai daerah rawan narkoba.
Pj Sekda Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, menyatakan bahwa kawasan tersebut telah menjadi prioritas utama dalam berbagai program pemerintah.
“Penanganan kawasan Puntun ini terus diperkuat. Hal ini dapat dilihat dengan berbagai kegiatan Pemko Palangka Raya di kawasan tersebut,” ucapnya, Rabu 15 Januari 2025.
Sebagai salah satu langkah strategis, Pemko Palangka Raya menjalin kerja sama dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Kerja sama ini mencakup pelatihan dan pemberian bantuan peralatan bagi masyarakat Puntun, dengan tujuan meningkatkan keterampilan dan membuka peluang ekonomi baru.
“Melalui pelatihan itu dapat membuka peluang baru bagi masyarakat Puntun dalam memperbaiki kualitas hidup mereka,” tambahnya.
Pemko Palangka Raya juga memiliki visi besar untuk mengubah citra kawasan Puntun. Daerah yang sebelumnya dikenal sebagai kawasan rawan narkoba ini ditargetkan menjadi kawasan wisata produktif yang mampu mendongkrak perekonomian warga sekitar.
“Pemko bertekad untuk merubah citra Puntun menjadi kawasan yang lebih produktif dan bermanfaat bagi masyarakat,” lanjutnya.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Pemko rutin mengadakan program penyuluhan bagi masyarakat Puntun. Edukasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga lingkungan yang bersih dari pengaruh negatif, termasuk ancaman narkoba.
“Dengan berbagai upaya ini, diharapkan kawasan Puntun dapat berubah menjadi lingkungan yang lebih aman, positif, dan produktif, sekaligus menciptakan Kota Palangka Raya yang bebas narkoba,” ungkapnya.
(yud)












