PALANGKA RAYA – Balai Veteriner Banjarbaru menyatakan komitmennya untuk mendukung program pengembangan sapi perah di wilayah Barito Utara dan Barito Selatan, Kalimantan Tengah.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Balai Veteriner Banjarbaru, Putut Eko Wibowo, dalam kunjungannya ke Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu 15 Januari 2025.
“Kami akan memberikan dukungan teknis berupa pelatihan bagi peternak, pendampingan kesehatan hewan, serta pengawasan kualitas produksi susu. Dengan potensi wilayah yang cukup besar, kami optimis program ini dapat berjalan sukses,” kata Putut Eko Wibowo.
Menurut Putut, pengembangan sapi perah tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan produksi susu lokal, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui investasi di sektor peternakan.
Ia menambahkan bahwa Balai Veteriner Banjarbaru akan bekerja sama dengan Dinas TPHP dalam melakukan pengawasan kesehatan ternak untuk memastikan hasil produksi susu memenuhi standar kualitas.
Selain itu, Putut juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan peternak lokal untuk memastikan keberhasilan program ini.
Dukungan teknis dan pengawasan yang dilakukan Balai Veteriner Banjarbaru diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah Barito Utara dan Barito Selatan.
“Kami percaya bahwa pengembangan sapi perah ini dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kalteng,” pungkasnya.
(Sya'ban)












