Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis di Kotim Kembali Ditunda, Ada Apa?

NARDI/BERITA SAMPIT - Suasana Rapat persiapan MBG di Kotim pada 16 Januari 2025.

SAMPIT – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, (Kotim), yang sedianya akan dimulai pada 3 Februari 2025, kembali mengalami penundaan.

Camat Mentawa Baru Ketapang, Irpansyah, mengonfirmasi bahwa jadwal yang awalnya ditetapkan pada 3 Februari 2025 diundur hingga 17 Februari 2025.

“Harus ditunda karena masih ada proses pembuatan virtual account untuk pembayaran sekitar 200 SPPG yang telah beroperasi maupun yang baru akan beroperasi,” ujar Irpansyah, Senin 3 Februari 2025.

Ia menyampaikan penundaan ini berdasarkan arahan pimpinan Badan Gizi (BGN). Sentra Penyedia Pangan Gizi (SPPG) yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 3 Februari 2025. Namun, kendala dalam proses input data ke sistem menyebabkan program tidak dapat dijalankan sesuai jadwal semula.

Sebelumnya, pelaksanaan MBG sudah juga mengalami penundaan dari tanggal 20 Januari 2025 ke 3 Februari 2025, dan kini kembali diundur menjadi 17 Februari 2025.

Dalam rapat persiapan MBG beberapa waktu lalu bersama Pemkab Kotim, vendor, dan perwakilan BGN, PJ Sekda Kotim Sanggul Lumban Gaol menegaskan bahwa jadwal program masih bisa berubah, dengan batas waktu paling lambat pada 17 Februari 2025.

BGN meminta agar segala persiapan diperbaiki terlebih dahulu agar program bisa berjalan dengan baik. Jika tidak ada kendala, maka pelaksanaan tetap pada 3 Februari 2025.

“Namun jika masih ada halangan, pelaksanaannya paling lambat dilakukan pada 17 Februari 2025,” kata Sanggul, Kamis 16 Januari 2025.

Program MBG ini ditargetkan untuk 3.000 siswa dari tingkat TK/PAUD hingga SLTA di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

Ditambah lagi sekitar 10 persen dari kuota atau sekitar 300 orang akan diberikan kepada ibu hamil. Layanan ini mencakup wilayah dengan radius maksimal 6 kilometer dari dapur umum yang berlokasi di Jalan Jeruk 1, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

baca juga ...  Pemkab Kotim dan KSOP Kelas III Sampit Langsung Tindaklanjuti Rencana Pelabuhan Khusus Perikanan

(nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!