SAMPIT – Sejumlah bandar judi sabung ayam yang digerebek lokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Km 10 Kabupaten Kotawaringin Timur kini kasak-kusuk mencari lokasi yang aman.
Jalur Sudirman yang biasa dijadikan sebagai tempat mereka bermain kabarnya sudah tidak berani lagi digelar di sana, pasalnya kegiatan mereka kini tengah jadi bidikan aparat.
Menurut informasi dari warga yang meminta identitasnya tidak disebutkan bahwa para bandar judi sabung ayam itu kewalahan sedang mencari lokasi baru untuk bermain.
“Saya dengar mereka sedang mencari lokasi baru lagi untuk bermain usai lokasi lama di Km 10 Jalan Jenderal Sudirman itu digerebek polisi,” ungkap pria yang mengaku warga sekitar lokasi.
Saat ini bandar judi sabung ayam itu harus tiarap lebih dulu dan mengurungkan niatnya usai aktivitas mereka menjadi perhatian polisi sehingga lokasi di Km 10 Jalan Jenderal Sudirman belum bisa mereka gunakan lagi.
Tidak hanya itu sejumlah bandar juga hampir setiap hari melakukan lobi-lobi kepada orang yang dianggap terpengaruh dan bisa mengamankan kegiatan mereka tersebut, namun tidak ada yang berani.
Apalgi setelah tokoh agama hingga DPRD Kotim mengecam tindakan tersebut, dan menegaskan agar tidak ada lagi aktivitas penyakit masyarakat tersebut.
Sebelumnya, Patroli Sat Samapta Polres Kotawaringin Timur menggerebek arena judi sabung ayam di Jalan Jenderal Sudirman, Km 10 sebelah kiri masuk kurang lebih sekitar 2,5 Km, Kecamatan Ketapang, pada 4 Februari 2025 lalu.
Diketahui terakhir kali arena tersebut digunakan pada 22 Januari 2025 lalu, namun pada saat dilakukan penggerebekan oleh polisi tidak ada aktivitas apapun di lokasi.
(Jimmy)












