PMI Kotim Krisis Stok Darah, Golongan AB Paling Langka!

SATTAR/BERITASAMPIT - Tim Dokter PMI Kotim saat menerima kunjungan masyarakat yang donor darah.

SAMPIT – Stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Timur (Kotim) masih dalam kondisi kritis! Hingga kini, belum ada perubahan signifikan dalam persediaan darah, terutama untuk golongan AB yang semakin sulit didapatkan.

Humas UTD PMI Kotim, Siswantoko, mengungkapkan bahwa krisis ini membuat PMI kewalahan mencari pendonor tambahan. Stok darah beberapa golongan masih sangat minim, terutama AB yang menjadi salah satu golongan darah krusial.

Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi PMI Kotim dalam memenuhi kebutuhan pasien yang membutuhkan transfusi darah.

“Kondisi ini membuat kami kewalahan untuk mencari tambahan stok darah mengingat golongan darah yang berstatus krisis merupakan golongan darah yang krusial,” kata Seniwantoko, Jumat 21 Februari 2025.

Menurutnya krisis di beberapa golongan darah tersebut diakibatkan oleh tingginya permintaan darah dan kurangnya minat masyarakat untuk melakukan donor darah.

“Belum ada peningkatan yang cukup signifikan dalam beberapa hari belakangan ini,” ungkapnya.

Stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Timur pada 21 Februari tercatat sebanyak 87 kantong. Rinciannya, golongan darah A sebanyak 25 kantong, golongan B 25 kantong, golongan O 30 kantong, dan golongan AB hanya 7 kantong.

Untuk memastikan ketersediaan darah tetap mencukupi, PMI Kotim terus menggalakkan sosialisasi kepada masyarakat serta berbagai instansi pemerintah. Upaya ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam donor darah, sehingga kebutuhan darah di wilayah Kotim dapat terpenuhi.

“Kami tengah gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan instansi pemerintah agar dapat melakukan membantu PMI Kotim untuk mengatasi krisis ini,” pungkasnya.

(Sattar)

baca juga ...  Cuaca Panas Melanda Kotim, BMKG Prakirakan Ada Potensi Hujan Ringan Malam Hari
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!