PALANGKA RAYA – Suasana halaman Kantor Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) berubah semarak dengan deretan papan bunga ucapan selamat untuk H. Agustiar Sabran dan H. Edy Pratowo. Meskipun pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih ini belum tiba di Palangka Raya, antusiasme masyarakat sudah terlihat sejak Minggu, 2 Maret 2025.
Pantauan di lokasi menunjukkan puluhan papan bunga berjajar rapi, dikirim oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, organisasi perangkat daerah (OPD), Forkopimda Kalteng, hingga perusahaan swasta. Warna-warni karangan bunga tersebut menciptakan pemandangan meriah di area kantor gubernur.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kalteng, Agus Siswadi, menyampaikan bahwa Agustiar-Edy diperkirakan akan tiba di Palangka Raya pada 5 atau 6 Maret 2025.
“Masih tentatif 5 atau 6 (Maret 2025),” ujarnya saat dikonfirmasi.
Sebelumnya, Agustiar Sabran dan Edy Pratowo resmi dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada Kamis, 20 Februari 2025 di Jakarta.
Namun, usai pelantikan, Agustiar bersama kepala daerah lainnya langsung mengikuti retret kepemimpinan di Akademi Militer (Akmil) Magelang pada Jumat, 21 Februari 2025.
Sementara itu, Edy Pratowo dan para wakil kepala daerah baru bergabung di Akmil pada Kamis, 27 Februari 2025.
Dalam pernyataannya, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalteng, terutama masyarakat Dayak.
“Kami ingin menjadikan masyarakat Dayak sebagai tuan rumah di daerahnya sendiri serta memanfaatkan sumber daya alam yang ada untuk mewujudkan kesejahteraan bersama,” ujar Agustiar.
Selain itu, ia juga menegaskan bahwa pemerintahannya akan fokus pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna mempercepat pembangunan di Kalteng, serta melanjutkan program pemerintahan sebelumnya dalam mendukung visi nasional menjadikan Kalteng sebagai Lumbung Pangan Nasional, sesuai arahan Presiden Prabowo.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo menilai bahwa retret di Akmil Magelang menjadi ajang penting untuk menyelaraskan kebijakan pemerintah daerah dengan program nasional.
“Kegiatan ini sangat positif untuk menyatukan visi antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga pembangunan lebih terarah dan selaras dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Edy.
Ia menambahkan bahwa retret ini tidak hanya memperkuat pemahaman kepala daerah terhadap kebijakan nasional, tetapi juga membentuk kepemimpinan yang berintegritas dan disiplin dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Retret ini bukan hanya tentang pelatihan fisik, tetapi juga membangun karakter kepemimpinan yang kuat dan siap menghadapi berbagai tantangan demi kepentingan rakyat,” tegasnya.
Retret kepemimpinan ini mencakup berbagai materi strategis, di antaranya Ketahanan Nasional dan Wawasan Kebangsaan, Asta Cita, Program Kementerian dan Lembaga, Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Kepemimpinan dan Komunikasi Politik, serta Team Building.
Dengan selesainya retret, Agustiar Sabran dan Edy Pratowo dijadwalkan segera kembali ke Palangka Raya untuk mulai menjalankan tugas mereka sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng periode 2025-2030.
(Sya'ban)












