DPRD Kalteng Bingung, Jalan Bagus di Tiba-Tiba Diaspal Ulang

SYAUQI/BERITA SAMPIT - Pengaspalan ulang Jalan Ahmad Yani .

– Proyek pengaspalan ulang di beberapa ruas jalan utama Kota , seperti Jalan Ahmad Yani, Jalan S Parman, dan Jalan dr. Murjani, memicu keheranan. Jalan-jalan yang dinilai warga masih dalam kondisi baik itu tiba-tiba diaspal ulang tanpa alasan yang jelas.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kalteng, Sirajul Rahman, mengaku tidak tahu-menahu soal proyek tersebut.

“Kami sendiri tidak tau, terus terang kami gak tau kemarin. Karena itu pembahasan atas usulan pemerintah daerah sendiri,” ujar Sirajul, Senin 17 Maret 2025.

Ia menekankan bahwa seharusnya provinsi Kalteng memprioritaskan perbaikan jalan yang benar-benar rusak di provinsi ini.

“Seharusnya memang pemerintah daerah itu memprioritaskan jalan yang harusnya diperbaiki ditingkatkan dulu mana yang rusak itu yang di perhatikan,” tambahnya.

Ketika ditanya apakah proyek ini tidak sesuai dengan skala prioritas, Sirajul menegaskan bahwa perbaikan jalan di masa mendatang harus memperhatikan aspek prioritas.

“Untuk kedepan ya harus skala prioritas, ” tegasnya.

Diketahui, Pemerintah Provinsi Kalteng melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengalokasikan dana lebih dari Rp29 miliar untuk memperbaiki beberapa ruas jalan di Kota .

Proyek ini dikerjakan oleh PT Multi Karya Primas Mandiri sebagai kontraktor dan diawasi oleh PT Tema Karya Mandiri sebagai konsultan. Pengerjaan dimulai pada 10 Februari 2025 dan ditargetkan rampung pada 17 Oktober 2025. Total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp29.335.200.000 dari APBD 2025.

Konsultan proyek, Arya, menjelaskan bahwa pengaspalan jalan tersebut dari pemerintah Provinsi Kalteng. Hal ini merupakan bagian dari pemeliharaan rutin untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

“Ini dari provinsi, anggarannya Rp 29 miliar lebih,” katanya, Senin 10 Maret 2025.

baca juga ...  DPRD Kotim Siap Dorong Perda Disabilitas

Menurutnya, meskipun jalan terlihat rata, lapisan aspalnya sudah mulai aus dan berbatu. Jika tidak segera ditangani, kondisi jalan bisa semakin rusak.

“Ini sebenarnya ini untuk melapis aspal yang sudah aus. Ini bukan masalah rata atau tidak ratanya. Ini kalau gak ditangani hancur gitu. Itu sudah mulai terkelupas dari strukturnya, sudah mulai berbatu dan aspalnya sudah terkelupas,” jelasnya.

Selain Jalan Ahmad Yani, proyek ini mencakup enam ruas jalan lainnya, yaitu Jalan S Parman, Diponegoro, G Obos, Yos Sudarso. Sementara Jalan Darmo Sugondo baru direncanakan akan diperbaiki.

(Syauqi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!