PULANG PISAU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pulang Pisau menilai program pemberdayaan perempuan di daerah tersebut masih perlu diperluas dan ditingkatkan. Langkah ini dinilai penting untuk mendorong kesejahteraan keluarga sekaligus memperkuat perekonomian lokal.
Anggota DPRD Pulang Pisau, Jamilah, menyebut masih banyak perempuan di wilayahnya yang belum mendapatkan akses maksimal terhadap program pemberdayaan, baik di sektor ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan. “Perempuan memiliki peran strategis dalam keluarga dan masyarakat. Oleh karena itu, mereka perlu mendapatkan dukungan yang lebih besar dalam berbagai aspek kehidupan,” ujarnya, Kamis 17 Maret 2025
Srikandi Golkar Pulang Pisau ini, meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait agar lebih aktif menggenjot program-program yang dapat meningkatkan keterampilan dan kemandirian perempuan. Salah satu usulan konkret adalah pelatihan keterampilan usaha bagi perempuan, khususnya di sektor industri kreatif dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Selain itu, Jamilah juga menyoroti pentingnya penyuluhan kesehatan bagi ibu dan anak, serta peningkatan akses pendidikan bagi perempuan yang masih menghadapi kendala ekonomi dan sosial. “Pemberdayaan perempuan bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga tentang membangun kesadaran akan hak-hak mereka serta meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan,” jelasnya.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, dan dunia usaha sangat diperlukan untuk menciptakan program pemberdayaan yang berkelanjutan. Dengan sinergi yang baik, diharapkan lebih banyak perempuan dapat merasakan manfaat dari program tersebut.
DPRD Pulang Pisau berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan terkait pemberdayaan perempuan agar lebih inklusif dan merata di seluruh wilayah. Jamilah berharap upaya ini dapat menciptakan lingkungan yang lebih mendukung bagi perempuan dalam mengembangkan potensi mereka. (ds)












