Pedagang Pasar Keramat Keluhkan Sepinya Pengunjung, Ini Sebabnya

NARDI/BERITASAMPIT - Pedagang pasar keramat saat menyampaikan keluhan ke Wabup Kotim Irawati saat kunjungan ke pasar.

SAMPIT – Pedagang di Pasar Keramat Baamang Timur (Kotim) mengeluhkan banyaknya pedagang yang berjualan di luar area pasar.

Kondisi ini membuat masyarakat lebih memilih berbelanja di luar, sementara area dalam pasar justru sepi. Sehingga dagangan ikan mereka di dalam hingga siang hari masih tersisa banyak tidak laku.

“Pedagang di luar membuat akses jalan terganggu, dan masyarakat cenderung belanja di luar tanpa harus turun dari motor. Padahal, banyak lapak kosong di dalam pasar yang seharusnya dimanfaatkan,” ujar salah seorang pedagang Nurhadijah, Jumat 21 Maret 2025.

Ia menuturkan pedagang di dalam pasar membayar retribusi, biaya kebersihan, dan keamanan, sedangkan pedagang di luar dipinggir jalan tidak ada biaya.

“Pemerintah harus memperhatikan hal ini. Jika dibiarkan, para pedagang yang ada di dalam pasar bisa semakin merugi dan memilih pindah ke luar pasar,” tambahnya.

Para pedagang berharap adanya penertiban pedagang yang berjualan di luar area pasar dan pengoptimalan lapak kosong di dalam pasar.  Dengan langkah ini, diharapkan kondisi pasar menjadi lebih tertib, bersih, dan adil bagi semua pedagang.

“Tentunya kita mau pasar ini bisa hidup dan berkembang semakin ramai, bukan malah sebaliknya makin sepi,” ungkapnya. (nardi)

baca juga ...  Personel Ditpolairud Polda Kalteng Dukung Ketahanan Pangan di Desa Binaan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!