SAMPIT – Menjelang momentum mudik Lebaran, aktivitas di Terminal Patih Rumbih, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Sejak Kamis, 20 Maret 2025 kemarin, tercatat lebih dari 20 unit bus keluar masuk terminal dalam satu hari, menandai awal lonjakan arus mudik di wilayah tersebut.
Kepala UPTD Terminal Patih Rumbih, Romie Adriady, yang mewakili Plt Kepala Dinas Perhubungan, Rody Kamislam, membenarkan bahwa pergerakan kendaraan angkutan umum, khususnya bis antarkota, mulai mengalami peningkatan.
“Sejak hari kemarin sudah mulai terlihat ada lonjakan. Ada 20 unit bus yang keluar-masuk di terminal Patih Rumbih,” kata Romie, Jumat 21 Maret 2025.
Romie menyebutkan bahwa jumlah 20 unit bus yang beroperasi hari ini tergolong sangat tinggi dibandingkan kondisi normal. Pada hari-hari biasa, jumlah bus yang keluar masuk hanya sekitar 12 hingga 14 unit saja.
“Kalau hari biasa itu ada 12 sampai 14 unit, kalau sekarang ada 20 unit yang keluar masuk itu menunjukan adanya lonjakan,” ujarnya.
Menurutnya, itu baru terlihat dari unit nya saja, sementara untuk lonjakan penumpang akan terlihat mulai Jumat 21 Maret 2025 hari ini.
“Kalau lonjakan penumpang akan terlihat sejak hari libur atau sejak hari ini,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa mayoritas penumpang bus yang singgah di Terminal Patih Rumbih adalah penumpang transit dari Pangkalan Bun menuju Palangka Raya ataupun sebaliknya.
Menurutnya, tren tersebut sudah berlangsung cukup lama, mengingat rute Pangkalan Bun-Palangka Raya merupakan salah satu jalur transportasi darat yang paling ramai di kawasan tersebut.
“Paling banyak penumpang transit, kalau penumpang dari Sampit itu tidak banyak,” katanya.
Selain itu, ia memperkirakan bahwa lonjakan penumpang pada tahun 2025 ini akan tetap sama seperti tahun-tahun sebelumnya.
(Oktavianto)











