SPBU di Tambah Jam Operasional Pelayanan, Ini Sebabnya

ENN/BERITASAMPIT - Suasana antrean panjang di SPBU .

– Panjangnya antrean di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) di Kabupaten sangat dikeluhkan masyarakat. Konsumen yang ingin membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite harus menunggu setidaknya satu sampai dua jam setiap hari.

Menanggapi keluhan tersebut, Plt Direksi PT, BSJ, Arbain mengatakan bahwa SPBU yang berada dibawah pengelolaan BUMD PT. BSJ tersebut akan menambah jam operasional.

“Memang karena antrean yang cukup panjang setiap hari dan menjadi keluhan masyarakat, hal ini menjadi perhatian dari bapak bupati dan mengintruksikan untuk menambah jam operasional pelayanan,” kata Arbain, Senin 7 April 2025.

Arbain menjelaskan bahwa penambahan jam operasional pelayanan tersebut untuk mengurai panjangnya antrean kendaraan baik roda empat maupun roda dua yang ingin mengisi BBM di SPBU .

“Selain itu juga untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, dimana selama ini jam operasional pelayanan mulai dari pukul 07.00 hingga 17.00 WIB dan akan ditambah jam operasional pelayanan hingga pukul 22.00 WIB atau jam 10 malam,” ucap Arbain.

“Kebijakan penambahan jam operasional pelayanan ini bagian dari solusi jangka pendek terutama untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, dalam hal ini tidak lagi ada antrean panjang hingga berjam-jam,” jelas Arbain.

Arbain menerangkan jika untuk SPBU di Kecamatan tersebut masih menggunakan mesin dispenser bahan bakar atau pompa bensin model lama dan telah digunakan sejak 2014, hal itu menjadi salah satu penyebab antrean panjang di SPBU tersebut.

“Karena satu mesin hanya ada dua Nozzle yang mengalirkan bahan bakar ke dalam tangki kendaraan, sehingga menyebabkan antrean panjang, untuk solusi jangka panjang memang harus ada penggantian mesin dispenser bahan bakar dari dua nozzel ke yang empat nozzel,” terang Arbain.

baca juga ...  BPKAD Sukamara Gandeng Samsat Bentuk Tim Gabungan Genjot Pajak Kendaraan

“Dengan ada empat nozzel dalam satu mesin bisa melayani empat kendaraan sekaligus, dan dua jenis BBM, bisa pertalite dan Pertamax, kalau sekarang hanya pertalite saja dengan dua nozzel dan itu cukup memakan waktu juga,” tukas Arbain. (enn)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!