PULANG PISAU – Ibadah haji bukan hanya soal memenuhi rukun, tapi juga tentang kesiapan lahir dan batin. Pesan inilah yang ditekankan Wakil Bupati Pulang Pisau H. Ahmad Jayadikarta saat membuka Manasik Haji Tingkat Kabupaten Pulang Pisau Tahun 1446 H / 2025 M di Masjid Agung Ar Raudhah, Jumat 11 April 2025.
Ia mengingatkan bahwa dengan waktu yang tinggal sebulan lebih sedikit, para jamaah perlu menjaga kesehatan dan memperkuat mental untuk menunaikan ibadah yang panjang dan penuh ujian ini.
Wabup Jayadikarta menyampaikan bahwa waktu persiapan menuju pelaksanaan ibadah haji tinggal tersisa satu bulan tujuh hari. Oleh karena itu, ia menekankan agar seluruh jamaah menjaga kesehatan secara optimal, mengingat ibadah haji bukanlah perjalanan spiritual yang singkat, melainkan panjang dan penuh tantangan.
“Persiapan fisik dan mental itu penting, karena ibadah haji bukan seperti ibadah harian yang ringan. Ini adalah perjalanan panjang yang membutuhkan stamina dan kesiapan batin,” ujarnya di hadapan ratusan calon jamaah dan para petugas pembimbing manasik.
Kegiatan manasik haji sendiri menjadi ajang penting bagi para jamaah untuk memahami tata cara ibadah, mengenal rukun dan wajib haji, serta menyimulasikan pelaksanaan ibadah di Tanah Suci. Manasik juga berfungsi menguatkan kesiapan psikologis jamaah dalam menghadapi situasi padat dan cuaca ekstrem di Arab Saudi.
Wabup Jayadikarta berharap seluruh jamaah Kabupaten Pulang Pisau dapat menjalani rangkaian ibadah haji dengan lancar, penuh kekhusyukan, dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta memperoleh predikat haji yang mabrur.
“Saya doakan semoga semua jamaah kita diberi kemudahan dan kelancaran dalam seluruh proses ibadah. Pulang ke kampung halaman membawa keberkahan dan jadi teladan bagi masyarakat,” tutupnya. (ds)












