Dorong Reformasi Total, DPRD Kalteng Desak Perbaikan Birokrasi dan Tata Kelola

– Sorotan tajam datang dari Anggota Komisi I DPRD , Purdiono, yang menilai lemahnya tata kelola di daerah sebagai penghambat pembangunan. Ia mendesak pemerintah untuk segera melakukan reformasi birokrasi secara menyeluruh dan menerapkan prinsip good governance demi pelayanan publik yang lebih efektif dan transparan.

“Pengambilan keputusan dalam birokrasi harus memiliki dasar yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan secara moral. Kalau tidak, celah penyimpangan akan terus terbuka,” kata Purdiono saat dikonfirmasi Berita Sampit, Senin, 21 April 2025.

Menurut dia, prinsip good governance bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Pemerintah dituntut membangun sistem yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Tanpa itu, kepercayaan masyarakat tidak akan tumbuh,” tambahnya.

Politikus Partai Golkar itu juga menekankan pentingnya supremasi dalam menjalankan roda .

Ia menyebut harus menjadi panglima, bukan sekadar pelengkap dalam kebijakan.

“Penegakan yang adil dan menyeluruh adalah pondasi utama. Semua orang, termasuk pejabat, harus tunduk pada ,” ungkap Purdiono.

Di tengah dorongan reformasi, Purdiono juga mengusulkan digitalisasi sebagai bagian tak terpisahkan dari tata kelola modern.

Sistem digital yang terbuka, menurutnya, akan memperkuat kontrol publik sekaligus mempercepat layanan.

“Digitalisasi bukan soal tren, ini kebutuhan mendesak. Sistem ini akan memperluas akses informasi dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan,” ujarnya.

Ia berharap, komitmen terhadap good governance tidak berhenti di tataran wacana.

“Good governance bukan slogan. Ini semangat kolektif untuk menciptakan yang bersih, efisien, dan berpihak pada rakyat,” tutup Purdiono.

(Sya'ban)

baca juga ...  Petani Lampuyang Soroti Buruknya Jalan Usaha Tani dan Irigasi, DPRD Kalteng Janji Kawal Hingga Tuntas
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!