PULANG PISAU – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pulang Pisau, Suhardi, mengapresiasi langkah KPK dalam memperkuat integritas sektor pendidikan melalui peluncuran Indeks Integritas Pendidikan 2024. Ia menilai pelibatan pemerintah daerah dalam program ini sebagai bentuk kolaborasi penting dalam pencegahan korupsi sejak dini.
Menurut Suhardi, kerja sama antara KPK dan Dinas Pendidikan dalam bentuk nota kesepahaman (MoU) menunjukkan komitmen serius untuk memperbaiki tata kelola pendidikan di Pulpis.
“Langkah ini patut didukung, karena pendidikan adalah fondasi pembentukan karakter bangsa,” ujarnya, Kamis 24 April 2025.
Ia mengatakan bahwa sektor pendidikan harus bebas dari segala bentuk penyimpangan dan praktik tidak etis.
“Anak-anak kita harus tumbuh di lingkungan yang bersih dan berintegritas. Jangan sampai ada oknum yang mencederai sektor ini,” ucapnya.
Suhardi berharap MoU tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan dijalankan dengan sungguh-sungguh.
“Kita di legislatif tentu akan ikut mengawal agar kebijakan ini tepat sasaran,” imbuhnya.
Ia juga menilai pentingnya pemantauan dan evaluasi berkala oleh dinas terkait untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan.
“Harus ada pengukuran yang jelas dan keterlibatan masyarakat juga diperlukan,” ucap Ketua Komisi dengan mitra kerja Dinas Pendidikan itu
Melalui program tersebut, Suhardi yakin bahwa Kabupaten Pulang Pisau akan mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara moral dan etika. (ds)












