SUKAMARA – Ditpolairud Polda Kalteng perwakilan Das Kuala Jelai, Kabupaten Sukamara, menyambangi nelayan sekitar pantai untuk mengecek alat tangkap ikan dari para nelayan sekitar maupun luar.
‎Sejatinya beragam cara bagi para nelayan untuk menangkap ikan, dari cara yang diperbolehkan sampai cara yang dilarang. Namun tetap saja masih ada beberapa nelayan yang ingin meraih hasil yang melimpah dengan menghalalkan berbagai macam cara.
‎Seperti penggunaan alat strum, pukat harimau dan sejenisnya yang membuat ikan kecil pun ikut menjadi sasaran. Berbeda halnya ketika para nelayan menggunakan alat tangkap yang diperbolehkan seperti jaring, karena hanya ikan besar saja yang akan terkena perangkap tersebut.
“Sebagai anggota Ditpolairud Polda Kalteng khususnya di Das Jelai, mereka dituntut agar mengajak para nelayan berfikir cerdas menggunakan alat dalam menangkap ikan. Seperti memakai sistem seleksi berdasarkan ukuran, ataupun jenis ikan yang perlu untuk dilestarikan maupun yang memenuhi kriteria untuk ditangkap, tujuanya supaya keberlangsungan ikan di masa sekarang bisa dinikmati oleh anak dan cucu di masa depan,” jelas Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol. Dony Eka Putra.
Dony berharap, dengan adanya sosialisasi oleh personelnya tersebut masyarakat bisa sadar tentang betapa pentingnya menjaga sumber daya alam untuk keberlangsungan ekosistem yang akan datang.(im/bs)












