Soroti Kesenjangan Pendidikan, DPRD Kalteng Desak Pemprov Atasi Kekurangan Guru di Pelosok

SYAUQI/BERITA SAMPIT - Wakil Ketua I DPRD Kalteng, Riska Agustin.

– DPRD Provinsi (Kalteng) menyoroti kesenjangan pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan, terutama persoalan kekurangan tenaga pendidik di sejumlah daerah terpencil.

Wakil Ketua I DPRD Kalteng, Riska Agustin, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mendorong pemerataan pendidikan melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi, khususnya melalui Komisi III. Dalam waktu dekat, pihaknya juga berencana menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama dinas terkait.

“Berkaitan dengan masalah kesenjangan pendidikan ini, kami juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi, khususnya yang menjadi keterwakilan di sini Komisi III. Akan ada RDP dengan dinas terkait agar berkenaan dengan pendidikan ini dijadikan prioritas,” ujar Riska, Sabtu, 10 Mei 2025.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil kunjungan reses DPRD ke sejumlah daerah beberapa waktu lalu, ditemukan masih banyak wilayah yang mengalami kekurangan tenaga pendidik.

“Setelah dari reses, ada beberapa wilayah yang memang masih kekurangan tenaga pendidik. Ini juga menjadi program kami bersama dengan teman-teman Komisi III dan juga akan diadakan RDP dengan dinas terkait, khususnya Dinas Pendidikan,” tegasnya.

Riska menekankan pentingnya ketersediaan guru yang memadai di setiap sekolah guna menunjang proses belajar mengajar dan menjamin kualitas pendidikan yang merata.

“Jangan sampai ada kekurangan tenaga pendidik, karena ini akan sangat penting dan membantu, khususnya para pelajar. Jangan sampai di tiap sekolah kekurangan tenaga pendidik. Harus ada tenaga pendidik yang memadai sesuai dengan kebutuhan sekolah,” pungkasnya.

(Syauqi)

baca juga ...  Fraksi Gerindra Minta Pemprov Kendalikan Belanja Seremonial, Fokus ke Pendidikan dan Ekonomi Lokal
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!