SAMPIT – Warga Desa Eka Bahurui, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), digeherkan dengan penemuan seorang pemuda bernisial R yang Ditemukan meninggal gantung diri di dapur rumahnya, Selasa pagi, 13 Mei 2025.
Peristiwa memalukan ini pertama kali diketahui oleh ibunya sendiri, yang langsung histeris saat melihat anaknya sudah dalam kondisi tak bernyawa, tergantung dengan tali di leher.
Wawan, salah satu warga sekitar, membenarkan kejadian tersebut
Wawan, salah satu warga sekitar, membenarkan kejadian tersebut. “Pagi sekitar jam 5 ibunya pergi ke dapur, dan melihat korban sudah dalam kondisi tergantung,” kata Wawan, Rabu, 14 Mei 2025.
Melihat hal tersebut sontak membuat sang ibu menjadi kaget dan berteriak memanggil suaminya.
“Ibunya kaget dan langsung memanggil suaminya,” katanya.
Sang suami mendengar teriakan histeris dari sang istri bergegas mendatangi sumber suara yang berasal dari dapur rumahnya.
Melihat sang anak yang telah tergantung dengan seutas tali, sang ayah pun dengan cepat memotong tali yang menggantung di leher korban.
“Ayahnya langsung pergi mengambil pisau dan memotong tali yang menggantung tubuh korban,” ujarnya.
Meski sang ayah telah memotong dan menurunkan tubuh korban. Namun, nyawanya tak bersahil diselamatkan karena meninggal dunia saat masih tergantung.
Belum diketahui apa penyebab korban mengakhiri hidupnya dengan cara tersebut, namun pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan atas penyebab korban mengakhiri hidupnya.
(Oktavianto)












