Wisata Terowongan Nur Mentaya Jadi Magnet Baru, Polsek Baamang Tingkatkan Pengawasan

IST/BERITASAMPIT - Kapolres Kotim memberikan arahan kepada petugas Polsek Baamang.

SAMPIT – Terowongan Nur Mentaya di Kecamatan Baamang kini menjelma menjadi destinasi wisata favorit masyarakat Sampit dan sekitarnya. Tak heran jika tempat ini mendapat perhatian khusus dari pihak kepolisian.

Kapolres (Kotim), AKBP Resky Maulana Zulkarnain, dalam kunjungan kerja dan asistensinya ke Mapolsek Baamang, menegaskan bahwa pengawasan dan pengamanan kawasan wisata tersebut menjadi prioritas utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Wilayah Polsek Baamang itu memang menjadi lalulintasnya masyarakat yang ada di Sampit. Misalkan terowongan Nur Mentaya yang datang banyak dari luar. Sehingga kompleksitas masyarakatnya di tempat itu, dan gangguan kamtibmasnya itu memang harus menjadi atensi khusus,” kata Resky, Senin, 26 Mei 2025.

Meski demikian Kapolres mengapresiasi petugas yang ada di Mapolsek Baamang karena sampai saat ini kondisi di Baamang khususnya Terowongan Nur Mentaya bisa terjaga dengan aman, damai, dan kondusif.

“Meski demikian yang namanya masyarakat itu meski kami sudah bekerja semaksimal mungkin itu tetap ada yang merasa tidak adil dari kedua belah pihak baik itu dari masyarakat maupun dari kepolisian itu sendiri. Tapi itulah bentuk kinerja kepolisian,” ungkapnya.

Menurutnya, Kapolsek yang memimpin suatu wilayah itu merupakan seni bagaimana mereka memimpin, menggerakkan, memanajemen personilnya dengan segala keterbatasan yang ada tapi mampu menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukumnya.

“Saya lihat susah bagus, dengan membangun sinergitas internal melalui makan bersama, sehingga sebagai seorang pemimpin dapat melihat anggota bekerja dengan baik atau tidak, mungkin bisa ditanya babin kerjanya apa? kegiatannya apa?” katanya.

Kapolres juga mengingatkan untuk selalu saling asah, asih, asuh terhadap senior dan juga junior karena mereka keluarga besar dan Polsek merupakan keluarga kecilnya Polres Kotim untuk bisa sharing jika ada permasalahan dan jangan di selesaikan sendiri.

baca juga ...  Anjangsana dan Baksos Sambut HUT Bhayangkara ke-79

“Para Kanit perwira harus bisa mengawasi dan memberikan pekerjaan terhadap para junior yang dianggap mampu diselesaikan dan apabila ada masalah di bantu. Jangan sampai para junior tidak bekerja setiap harinya, berikan dia beban kinerja yang sesuai kemampuannya dan juga evaluasi kinerjanya,” ungkap Resky.

Dengan berjalannya hal tersebut dapat  memperkecil dan juga bisa menghilangkan pelanggaran.

Junior Polri yang bertugas di Polres Kotim khususnya di Polsek yang sekarang merupakan gen Z sehingga sentuhan kepada mereka itu memang harus berbeda.

“Apalagi junior-junior kami yang sekarang merupakan gen Z itu memang sentuhannya harus berbeda, berikan mereka kesibukan beban kerja dan evaluasi. apakah dia mampu atau tidak,” ujarnya.

Meski dengan intensitas kegiatan yang tergolong cukup tinggi, Resky berharap rekan-rekan Polri bisa tetap bersemangat serta menjaga harkat dan martabat Polri.

“Sekarang itu Intensitas kegiatan kami yang cukup tinggi selain tugas pokok dan tugas yang lain. Jadi saya harap rekan-rekan polri tetap semangat, meski demikian tetap jaga sempatkan . Tetap jaga motivasi diri masing-masing untuk bisa memberikan yang terbaik,” katanya.

(Oktavianto)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!