KUALA PEMBUANG – Pajak bukan lagi urusan yang kaku dan membosankan! Terbukti, Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, membuka Rapat Koordinasi Optimalisasi Penerimaan dan Penyerahan SPPT PBB-P2 Tahun 2025 dengan semangat baru, Selasa, 27 Mei 2025, di Aula Bapenda Seruyan. Tak hanya soal angka dan strategi, kegiatan ini juga diramaikan dengan pengundian doorprize menarik bagi wajib pajak yang sudah lunas PBB-P2 Tahun 2024.
Acara ini menjadi momen penting dalam upaya membangun budaya taat pajak di Seruyan. “Kegiatan ini bukan sekadar rapat, tapi bagian dari gerakan bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pajak bagi pembangunan daerah,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Kepala Bapenda menjelaskan bahwa dalam rakor ini, seluruh petugas pajak di kecamatan, kelurahan, dan desa akan dibekali pemahaman teknis mengenai cara penagihan dan pemutakhiran data yang lebih efektif. “Akurasi data dan sinergi lintas sektor sangat menentukan kelancaran distribusi SPPT dan target pelunasan pajak,” ujarnya.
Yang menarik, wajib pajak yang sudah lunas PBB-P2 Tahun 2024 tak pulang dengan tangan kosong. Mereka berkesempatan membawa pulang hadiah menarik seperti sepeda dan televisi dalam pengundian doorprize yang dibagi berdasarkan zona wilayah.
Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya pengelolaan pemungutan pajak yang transparan dan profesional. “Setiap rupiah dari rakyat harus kembali ke rakyat dalam bentuk pembangunan,” tegasnya. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersinergi menjaga integritas dan semangat kolektif dalam mencapai target PBB-P2 2025, yang jatuh tempo pada 31 Oktober mendatang.
Melalui rakor ini, pemerintah berharap mampu membentuk kesepahaman dan semangat bersama dalam meningkatkan realisasi penerimaan PBB-P2 yang lebih optimal dari tahun sebelumnya.
(ASY)












