LAMANDAU – Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra menyampaikan arahan secara virtual lewat Zoom dalam kegiatan monitoring implementasi program prioritas nasional dan 100 hari kerja.
Arahan itu disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Abdul Hamid di Aula Bappedalitbang, Senin 26 Mei 2025, dihadiri Plt Kepala Bappedalitbang Dr Meigo, kepala OPD, camat, kepala desa, hingga sejumlah undangan lainnya.
Dalam arahannya, Rizky membeberkan capaian dan target program prioritas yang tengah berjalan. Beberapa di antaranya meliputi penguatan Koperasi Merah Putih, penanganan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), dan pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari pemerataan akses pendidikan.
“Saya sangat menghargai kontribusi semua pihak. Ini adalah kerja bersama,” kata Rizky.
Ia juga menyoroti keberhasilan Pemkab Lamandau dalam menurunkan angka kemiskinan ke level terendah dalam sejarah kabupaten tersebut.
Sejumlah program unggulan lainnya turut dipaparkan, seperti seragam sekolah gratis dari SD hingga SMA, peningkatan penerangan jalan dalam kota, serta target mendatangkan 1.000 wisatawan per tahun guna mendukung pelestarian budaya lokal.
Fokus 100 hari kerja juga mencakup rekam absensi ASN, beasiswa, pengadaan mobil jenazah dan ambulans untuk desa, penyelesaian jalan Simpang Sepaku–Perigi, serta penyediaan listrik, internet, dan air bersih.
“Penerangan dan pengecatan plangson jalan itu penting agar kota terlihat lebih rapi dan indah,” imbuh Rizky.
Wabup Abdul Hamid menegaskan bahwa seluruh pekerjaan harus selesai sesuai target.
“Seperti yang disampaikan Pak Bupati, pekerjaan ini harus segera dilaksanakan sebelum 100 hari berakhir,” tegasnya.
Kegiatan monitoring juga diwarnai diskusi dan tanggapan dari berbagai pihak untuk mengevaluasi progres serta merumuskan solusi atas kendala teknis di lapangan. (andre)












