KUALA KURUN – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran didampingi Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong melakukan pemantauan jalan lintas Kuala Kurun-Palangka Raya, Selasa 27 Mei 2025.
“Masih kita temukan adanya pelanggaran tonase batas maksimal tonase muatan melebihi 8 ton oleh kendaraan angkutan perusahaan besar swasta (PBS) yang melebihi kesepakatan bersama pada saat kita rapat beberapa waktu yang lalu,” ungkapnya.
Dikatakannya, perusahaan yang menggunakan jalan lintas Kuala Kurun-Palangka Raya wajib mematuhi kesepakatan dan peraturan yang berlaku.
“Jalan ini dibangun untuk kesejahteraan masyarakat. Jika terus dilanggar, maka jalan akan cepat rusak. Kami tidak segan mengambil tindakan tegas terhadap perusahaan yang tidak mematuhi aturan,” bebernya.
Pada kesempatan ini juga ia menyebutkan bahwa, proses perbaikan jalan Kuala Kurun–Palangka Raya masih berlangsung, dan penggunaan jalan oleh kendaraan bertonase tinggi secara sembarangan akan merugikan semua pihak.
“Anggaran yang digelontorkan untuk penanganan jalan ini sejak tahun 2022 hingga 2025 mencapai kurang lebih Rp800 miliar. Ini bukan jumlah kecil, maka harus kita jaga bersama,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen menyelesaikan proyek perbaikan jalan ini demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat. Gubernur berharap, seluruh perusahaan dan pengguna jalan dapat bekerja sama, menaati ketentuan, serta mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur daerah.
Sementara itu, Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, yang hari ini secara langsung meninjau ruas jalan Kuala Kurun–Palangka Raya, khususnya yang melintasi wilayah Kabupaten Gunung Mas.
“Kami mewakili pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah memperhatikan dan merealisasikan permohonan kami terkait perbaikan jalan ini,”ucapnya.
Disebutkan Jaya, ruas jalan Kuala Kurun-Palangka Raya menjadi jalur vital penghubung antar wilayah kini tengah dalam proses peningkatan.
“Pengerjaan jalan tersebut sudah berjalan dan diperkirakan akan rampung dalam waktu dekat,” kata Jaya Samaya Monong. (ale)












