PULANG PISAU – Ketua Komisi III DPRD Pulang Pisau, Satria Wandi, Sabtu 7 Juni 2025, menegaskan pentingnya pemerataan layanan transportasi publik di seluruh wilayah kabupaten. Menurutnya, sistem perhubungan yang baik harus menjangkau hingga pelosok, bukan hanya berkutat di pusat kota.
Satria menilai, selama ini penguatan infrastruktur transportasi masih cenderung berpola urban-sentris, padahal masyarakat di wilayah pesisir, transmigrasi, dan pedalaman justru menghadapi tantangan akses yang jauh lebih kompleks.
“Kalau kita bicara pelayanan publik yang adil, maka akses transportasi jadi jantungnya,” kata dia.
DPRD melalui Komisi III pun mendorong Dinas Perhubungan agar merancang strategi transportasi yang menyentuh kebutuhan warga di lapangan. Ia mencontohkan, perlunya rute angkutan yang menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini nyaris tak tersentuh kendaraan umum.
Tak hanya soal jangkauan, Satria juga menekankan urgensi peningkatan kualitas keselamatan sarana transportasi. Ia mendorong Dishub untuk secara berkala melakukan pengecekan armada dan kelengkapan dokumen pengemudi.
“Kami tidak ingin warga merasa waswas setiap kali naik kendaraan umum,” ujarnya.
Lebih lanjut, Satria mengapresiasi upaya Dishub dalam digitalisasi layanan, namun mengingatkan agar kemajuan teknologi jangan membuat kelompok masyarakat tertentu tertinggal.
“Aplikasi dan sistem daring itu bagus, tapi jangan sampai menyulitkan warga yang belum terbiasa dengan digital,” tambahnya.
Ia menutup dengan ajakan agar kebijakan transportasi tidak hanya berbasis angka dan laporan, tetapi juga pengalaman nyata masyarakat.
“Kita perlu dengar cerita dari warga desa yang jalan kaki berjam-jam ke kota karena tak ada kendaraan. Dari situlah keadilan transportasi harus dimulai,” tegas Satria. (ds)












