Penerimaan Siswa Baru Bukan Ladang Bisnis, Sekolah Diingatkan Tak Ambil Untung di Tengah Antusiasme Wali Murid

NARDI/BERITA SAMPIT - Anggota Komisi III DPRD Kotim SP Lumban Gaol.

SAMPIT – Anggota Komisi III DPRD Timur (Kotim), Sihol Parningotan Lumban Gaol, menanggapi kekhawatiran sejumlah orang tua murid yang mengeluhkan habisnya formulir pendaftaran siswa baru dalam hitungan jam di beberapa sekolah.

Situasi ini memicu dugaan adanya jalur titipan dalam penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2025/2026.

Ia mengingatkan pihak panitia penerimaan siswa baru di sekolah-sekolah agar tidak memanfaatkan situasi tersebut untuk meraup keuntungan pribadi.

“Ingat bahwa sekarang ini semua serba mudah untuk mendapatkan informasi tentang kecurangan. Jangan sampai hanya karena uang kecil menjadi menyesal di kemudian hari,” tegasnya, Jumat 13 Juni 2025.

Politisi Demokrat ini menekankan pentingnya integritas semua pihak dalam proses penerimaan murid baru ini.

“Tolong semuanya agar melakukan tugasnya masing-masing dengan baik, jujur, dan transparan. Itu sesuai dengan tujuan pendidikan kita, yaitu untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya Dewan Dapil I Kotim ini.

Dirinya menghimbau kepada semua calon siswa maupun orang tua agar jangan terlalu panik dalam situasi pendaftaran tersebut..

Kepanikan yang terjadi bisa merugikan semua pihak, termasuk mendorong orang tua untuk mencari jalur tidak resmi.

Menurutnya, informasi tentang habisnya formulir di sekolah-sekolah tertentu memang beredar luas, namun belum tentu menggambarkan kondisi sesungguhnya.

Bisa saja masih ada sekolah lain yang belum penuh kuotanya, sehingga masyarakat diminta tidak terburu-buru mengambil keputusan yang salah.

Diberitakan sebelumnnya belum genap sehari dibuka, formulir pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di sejumlah Sekolah Dasar (SD) favorit di Kota Sampit, sudah ludes diserbu pendaftar.

Padahal, sesuai jadwal resmi, proses pendaftaran dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa, 10 Juni 2025.

Kondisi ini sontak memicu keresahan dan kekecewaan dari para orang tua murid. Mereka menilai ada ketidakwajaran karena formulir habis hanya dalam hitungan jam, bahkan sebelum sebagian besar pendaftar datang ke sekolah.

baca juga ...  Capaian Penyerapan Anggaran Kotim Baru 56 Persen Jelang Akhir Tahun

Sorotan tertuju pada SD Negeri 02 dan 03 Mentawa Baru Hulu, dua sekolah favorit yang paling banyak diburu orang tua. Beberapa dari mereka bahkan mencurigai sudah adanya “jalur titipan” sebelum proses resmi dimulai.

Kekecewaan itu diungkapkan Reni salah satu orang tua murid yang tidak mendapat mendaftarkan anaknya di SDN 02 MB Hulu,

“Pendaftaran murid baru ini dilaksanakan hanya beberapa jam saja di hari pertama selanjutnya tak bisa lagi dengan alasan formulir sudah habis dan cukup terbatas,” ungkapnya, Rabu, 11 Juni 2025.

(Nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!