Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 7-13 Juli di Wilayah Kalteng, Ini Daerah Terdampak

IST/BERITASAMPIT - Tangkapan layar awan hujan berdasarkan pantauan satelit cuaca.

– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika () Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah selama sepekan ke depan, terhitung sejak 7 hingga 13 Juli 2025.

Dalam prakiraan cuaca mingguan yang dirilis, Senin 7 Juli 2025, sejumlah wilayah di Kalteng diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang. mengingatkan agar masyarakat mewaspadai dampak ikutan seperti genangan air, banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang.

“Potensi pertumbuhan awan hujan cukup tinggi karena adanya konvergensi dan belokan angin di beberapa wilayah, termasuk ,” ucap Prakirawan Tjilik Riwut, Chandra Mukti Wijaya dalam keterangannya.

Potensi cuaca ekstrem dibagi dalam dua gelombang. Pada 7–9 Juli, wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan antara lain , , Timur, , , , , , , , dan .

“Sementara pada 10–13 Juli, giliran , , dan yang bergabung dalam daftar daerah berisiko tinggi,” tambahnya.

Suhu udara selama sepekan diperkirakan berkisar antara 23°C hingga 32°C dengan kelembapan udara cukup tinggi, mencapai 60–100 persen. Angin dominan bertiup dari Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan 5–15 km/jam.

juga mencatat adanya potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus (CB) yang bisa menimbulkan hujan deras, angin kencang, dan peningkatan tinggi gelombang laut, khususnya di wilayah Pesisir dan Perairan Selatan ,” lanjutnya.

Tinggi gelombang di kawasan tersebut diperkirakan antara 0,5 hingga 1,5 meter. Selain itu mengimbau masyarakat serta  untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

baca juga ...  BMKG Kalteng Minta Masyarakat Waspadai Perubahan Cuaca Tiga Hari ke Depan

“Kami sarankan agar masyarakat terus memantau perkembangan cuaca dan menghindari aktivitas luar ruang jika kondisi tidak memungkinkan,” ungkapnya. (yud)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!