SAMPIT – Seleksi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kini memasuki tahapan verifikasi berkas, Selasa 8 Juli 2025.
Setelah masa pengembalian berkas resmi ditutup pada Senin, 7 Juli 2025 pukul 15.00 WIB, hanya tiga orang kandidat yang tercatat mengembalikan formulir secara lengkap.
Ketiga bakal calon tersebut adalah Gahara, Alexius Esliter, dan Ahmad Sarwo Oboi. Ketiganya mengklaim telah mengantongi dukungan minimal 30 persen dari cabang olahraga (cabor) aktif yang memiliki hak suara.
Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Kotim, Saptaryo Kunindar, menyampaikan bahwa verifikasi berkas belum langsung dilakukan saat pengembalian.
“Hari terakhir kemarin hanya kita terima berkasnya dulu. Verifikasi dan validasi kita mulai hari ini, untuk menentukan siapa saja yang berhak maju dan diundang dalam Musorkablub,” kata Saptaryo, Selasa 8 Juli 2025.
Ia menjelaskan, total ada 29 pemilik hak suara, termasuk perwakilan wartawan olahraga (PWI) dan Bapopsi. Dengan demikian, syarat minimal dukungan 30 persen berarti setidaknya 10 cabor harus memberikan rekomendasi untuk satu calon.
Ketiga calon menyampaikan sudah melebihi angka itu. Gahara mendapat dukungan dari 10 cabor, Alexius dari 12 cabor, dan Sarwo Oboy dari 11 cabor.
“Kita tunggu hasil verifikasi resmi nantinya,” tegasnya.
Saptaryo menambahkan, tahapan seleksi ini diharapkan bisa berjalan cepat dan transparan, mengingat posisi Ketua KONI definitif sangat mendesak.
Terlebih, agenda besar seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) semakin dekat, dan Kotim sebagai juara umum memiliki harapan besar bisa kembali mempertahankannya.
“Kita ingin KONI Kotim segera definitif. PR-nya sangat berat, terutama menjelang Porprov. Siapapun yang terpilih nanti, akan langsung dihadapkan dengan tugas berat mempertahankan gelar juara umum,” ujarnya.
Sesuai jadwal, tahapan verifikasi berkas berlangsung 8 Juli, kemudian pengumuman calon yang lolos administrasi pada 9 Juli. Hasil kerja tim TPP akan disampaikan 10 Juli, dan Musorkablub resmi digelar pada 11-12 Juli 2025. (nardi)












