KUALA PEMBUANG – Bantuan pangan dari pemerintah pusat kini langsung menyentuh dapur masyarakat hingga ke pelosok desa. Melalui Perum Bulog Cabang Kotawaringin Timur (Kotim), bantuan pangan berupa 7,8 ton beras mulai disalurkan hingga ke pelosok desa di Kabupaten Seruyan.
Penyaluran perdana dilakukan di Kelurahan Kuala Pembuang II, Selasa, 15 Juli 2025, menandai dimulainya distribusi bantuan yang menyasar langsung dapur warga yang membutuhkan.
Beras bantuan tersebut merupakan bagian dari program Bantuan Pangan (Banpang) yang tahun ini menyasar 4.500 Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Seruyan. Setiap KPM menerima total 20 kilogram beras untuk dua bulan. Penyaluran dilakukan langsung oleh Bulog hingga ke desa–desa tanpa lagi berhenti di kantor pos, seperti tahun sebelumnya.
“Ini sangat membantu masyarakat karena distribusi kini tidak lagi menyulitkan. Bulog tahun ini bertanggung jawab penuh sampai ke titik akhir di desa,” ungkap Asisten II Setda Seruyan Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Adhian Noor, yang hadir langsung dalam penyerahan bantuan tersebut.

Ia juga mengapresiasi kualitas bantuan yang diterima masyarakat. “Alhamdulillah, beras yang diberikan layak konsumsi, bersih, dan timbangannya sesuai,” ujarnya.
Kepala Bulog Kotim, Azwar Fuad, menjelaskan bahwa penyaluran perdana di Seruyan ini merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan masyarakat. “Dengan bantuan ini, warga bisa mengalihkan pendapatan untuk kebutuhan lain karena berasnya sudah tersedia dari pemerintah,” ujarnya.
Di tengah acara, Partini (64), warga Kuala Pembuang II, tampak tersenyum haru saat menerima bantuan. “Terima kasih pemerintah, bantuan 20 kilogram beras ini sangat berarti bagi kami. Semoga program ini terus berlanjut,” tuturnya penuh syukur.
Pemerintah Kabupaten Seruyan pun dijadwalkan akan menggelar launching penyaluran Banpang di Desa Sungai Perlu dalam waktu dekat. Targetnya, seluruh bantuan rampung sebelum 31 Juli 2025.
(ASY)












