KASONGAN – Ketua DPRD Kabupaten Katingan, Marwanto Susanto memberikan apresiasi kepada seluruh peserta pawai Festival Budaya Penyang Hinje Simpel (FBPHS) Gawi Hapakat Belum Bahadat dalam rangka peringati Hari Jadi ke-23 Kabupaten Katingan yang digelar di kawasan sport center Kasongan, Sabtu 19 Juli 2025.
Pawai budaya tersebut menampilkan beragam kontingen dengan kostum tradisional khas daerah yang memukau ribuan penonton. Menurut Marwanto, ini adalah bentuk nyata kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal.
“Saya sangat bangga melihat antusiasme peserta dan masyarakat. Pawai ini bukan hanya hiburan, tapi juga media edukasi dan pelestarian budaya kita,” ungkap Ketua DPRD Katingan, Marwanto.
Ia menilai, kegiatan FBPHS menjadi momen penting dalam memperkuat identitas masyarakat Katingan, terutama generasi muda agar tidak melupakan akar budayanya sendiri.
Ia juga mendorong agar festival ini terus dikembangkan dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah serta berbagai pihak. Menurutnya, budaya adalah aset yang harus dijaga bersama.
“Semakin sering kita tampilkan budaya di ruang publik, semakin kuat pula nilai-nilai lokal yang tertanam dalam masyarakat,” katanya.
Tak hanya itu, ia menyebut FBPHS juga memiliki dampak positif bagi ekonomi lokal, terutama pelaku UMKM yang ikut meramaikan area sekitar pawai.
“Festival ini tidak hanya soal budaya, tapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat. UMKM bisa tumbuh, pariwisata pun ikut terdongkrak,” ucapnya.
Sebanyak 28 kontingen turut serta dalam pawai, terdiri dari OPD, pelajar, komunitas, dan warga. Atraksi budaya yang ditampilkan mulai dari tarian adat, musik tradisional, hingga simbol-simbol ritual Dayak yang sarat makna.
(Bitro)












