Warga Maliku Pulpis Temukan Kerangka Manusia di Kebun Karet, Polisi Selidiki Dugaan Kuat Korban Hilang Setahun Lalu

IST/BERITASAMPIT - Lokasi Penemuan kerangka manusia di kebun karet milik warga Gandang Barat, Kecamatan Maliku, .

– Penemuan kerangka manusia di kebun karet milik warga Gandang Barat, Kecamatan Maliku, mengguncang warga setempat. Temuan yang terjadi Kamis siang, 31 Juli 2025 itu kini ditangani serius oleh pihak kepolisian karena diduga terkait kasus orang hilang yang terjadi lebih dari tujuh bulan lalu.

Kapolsek Maliku, Ipda Rahmadi, saat dikonfirmasi pada Sabtu 2 Agustus 2025, membenarkan penemuan kerangka tersebut dan menyampaikan bahwa tulang-belulang itu telah dibawa ke RS Bhayangkara untuk menjalani proses otopsi dan identifikasi.

“Kami masih menunggu hasil laboratorium forensik untuk memastikan identitas dan penyebab kematian korban,” ujarnya.

Kerangka itu pertama kali ditemukan oleh dua warga perempuan yang sedang membersihkan kebun karet milik almarhum Sukardi. Awalnya mereka mengira tulang-tulang tersebut adalah sisa bangkai hewan, namun kecurigaan muncul ketika ditemukan potongan tulang lainnya keesokan harinya, lengkap dengan barang-barang seperti handphone, tali nilon, dan ikat pinggang.

Temuan tersebut memicu spekulasi bahwa kerangka itu milik Muhammad Hardi, seorang pria muda yang dilaporkan hilang pada 14 Desember 2023. Namun Ipda Rahmadi menegaskan, identitas korban belum dapat disimpulkan secara resmi tanpa dukungan hasil forensik.

Menurut dugaan awal, posisi kerangka yang terpisah-pisah kemungkinan besar akibat serangan hewan liar. Lokasi kebun yang terpencil dan jauh dari permukiman menambah kompleksitas penyelidikan.

“Kondisi tulang yang tersebar tidak serta-merta menunjukkan penyebab kematian. Kita perlu analisis menyeluruh,” kata Ipda Rahmadi.

Ia juga menjelaskan bahwa penyidik telah mengamankan barang-barang yang ditemukan di sekitar lokasi sebagai bagian dari barang bukti.

“Beberapa benda pribadi ditemukan di lokasi, namun kami tetap harus menunggu proses ilmiah sebelum mengambil kesimpulan,” ucapnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Ipda Rahmadi juga mengingatkan warga agar waspada dan melaporkan segala hal mencurigakan, terutama di wilayah yang jarang dilalui warga.

baca juga ...  Bupati Pulang Pisau Salurkan Zakat melalui Baznas

“Saat ini fokus kami adalah mengungkap identitas korban dan memastikan apakah ada unsur pidana di balik ini,” tutup Kapolsek. Penyidikan akan terus dilanjutkan hingga semua pertanyaan terjawab secara sahih dan adil. (ds)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!