Tegaskan Komitmen Perluas Layanan hingga Pelosok

IST/BERITASAMPIT - Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo saat menghadiri secara virtual kegiatan Webinar Percepatan Pembentukan Posbankum dan Kelurahan se-Kalteng.

() menegaskan komitmennya untuk terus mendorong percepatan pembentukan Pos Bantuan (Posbankum) di setiap dan kelurahan.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk menyediakan akses layanan yang cepat, mudah, dan merata bagi seluruh masyarakat Kalteng.

“Posbankum adalah bagian penting dari upaya pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. Hal ini sejalan dengan program prioritas Asta Cita Bapak Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat sistem dan memberikan akses keadilan bagi semua,” ucap Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo dalam sambutannya saat menghadiri Webinar Percepatan Pembentukan Posbankum dan Kelurahan se-Kalteng, yang dihadiri secara virtual dari ruang kerjanya, Senin 11 Agustus 2025.

Pentingnya Posbankum dalam memastikan bahwa seluruh warga negara memiliki hak dan kesempatan yang sama dalam mengakses keadilan. Posbankum juga diharapkan menjadi jembatan untuk mengatasi kesenjangan dalam layanan , terutama di wilayah pedesaan dan kelurahan yang jauh dari pusat layanan .

“Berdasarkan data Badan Pembinaan (BPHN), hingga tahun 2025 baru terbentuk 31 Posbankum di dan kelurahan dari total 1.574 wilayah administratif yang ada di Provinsi Kalteng,” tambahnya.

Meskipun jumlah tersebut masih kecil, Wagub menilai hal ini bukan menjadi hambatan, melainkan pemicu untuk memperkuat koordinasi lintas sektor guna mempercepat pembentukan Posbankum di seluruh wilayah.

“Kami juga akan terus mengajak masyarakat agar tidak ragu untuk memanfaatkan keberadaan Posbankum,” lanjutnya.

Selain sebagai tempat mencari bantuan , masyarakat juga didorong untuk lebih memahami hak-hak hukumnya.

berharap percepatan pembentukan Posbankum ini akan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang berpihak kepada kepastian dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ungkapnya. (yud)

baca juga ...  Ekspor Kalteng Tembus Pasar Jepang, India, dan Tiongkok Sepanjang 2025
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!