PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, menegaskan bahwa semangat Huma Betang harus menjadi fondasi dalam menjaga persatuan sekaligus membangun daerah menuju kesejahteraan.
Hal ini ia sampaikan saat memberikan sambutan pada kegiatan Huma Betang Night ke-10 yang digelar di Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu malam, 17 Agustus 2025.
Menurut Agustiar, filosofi Huma Betang yang diwariskan leluhur masyarakat Dayak mengajarkan pentingnya hidup bersama dalam kerukunan, gotong royong, dan saling menghormati.
Nilai-nilai itu, katanya, tetap relevan untuk menjawab tantangan zaman modern.
“Huma Betang itu bukan hanya rumah besar, tapi simbol persaudaraan, kebersamaan, dan persatuan. Nilai ini yang harus kita pegang untuk membangun Kalimantan Tengah lebih maju,” tegasnya.
Gubernur mengingatkan, di tengah pesatnya arus globalisasi dan perubahan sosial, masyarakat Kalteng tidak boleh terpecah oleh perbedaan.
Justru keragaman suku, agama, dan budaya yang ada harus dipandang sebagai kekuatan besar bagi daerah.
“Kalau kita bersatu, sehebat apapun tantangan bisa kita lewati. Tapi kalau terpecah, sekecil apapun masalah akan menjadi besar. Itu filosofi Huma Betang yang harus kita terapkan dalam kehidupan berbangsa dan berdaerah,” ujarnya.
Agustiar juga mengajak seluruh unsur, mulai dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh adat, tokoh agama, hingga generasi muda, untuk menjadikan Huma Betang sebagai panduan hidup bersama.
Ia menegaskan, pembangunan Kalimantan Tengah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga pada kekuatan persatuan sosial dan budaya.
“Pembangunan tidak bisa hanya dilihat dari gedung yang tinggi atau jalan yang lebar, tapi juga dari kuatnya rasa persaudaraan di antara kita,” katanya.
Melalui Huma Betang Night, lanjutnya, masyarakat tidak hanya diajak menikmati seni dan budaya, melainkan juga merenungkan kembali nilai-nilai persatuan yang menjadi ciri khas kehidupan orang Dayak sekaligus wajah Kalimantan Tengah.
“Kalau kita bisa menjaga semangat Huma Betang, saya yakin Kalimantan Tengah akan menjadi provinsi yang maju, sejahtera, dan tetap berakar pada kearifan lokal,” pungkasnya.
(Sya'ban)












