Lonjakan Kasus Pencurian di Kotim, DPRD Ingatkan Pemerintah Jangan Tutup Mata

UTOMO/BERITA SAMPIT - Wakil Ketua Komisi I DPRD Timur (Kotim), Ir H Eddy Mashamy, M.M.

SAMPIT – Gelombang kasus pencurian yang kian marak di Kabupaten (Kotim) memantik perhatian wakil rakyat. Anggota DPRD Kotim, Ir H Eddy Mashamy, M.M., menilai persoalan ini bukan semata soal , melainkan cerminan menurunnya kondisi ekonomi masyarakat.

“Pencurian yang marak terjadi akibat ekonomi masyarakat yang merosot, keimanan dan kesabaran harus ditingkatkan,” kata Eddy Mashamy, Selasa 19 Agustus 2025.

Politikus Partai Amanat (PAN) itu menyebut, lemahnya daya beli, sulitnya lapangan kerja, hingga ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) membuat sebagian masyarakat terpaksa melakukan tindakan melawan .

“Pemerintah harus memikirkan jalan keluar untuk memulihkan ekonomi. Ciptakan lapangan pekerjaan untuk masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga menilai pencuri yang nekat hingga mengambil kotak amal tidak bisa disalahkan sepihak dan Aparat Penegak (APH) juga harus lebih persuasif untuk melakukan pembinaan secara langsung.

“Pencuri tidak bisa disalahkan sepihak, harus dicari tahu penyebabnya mencuri. APH juga harus lebih persuasif melakulan pembinaan kepada masyarakat,” tutupnya.

(Utomo)

baca juga ...  Dramatis Petugas Damkar Lakukan Penanganan ODGJ Terikat Kawat Hingga Bengkak
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!