PALANGKA RAYA – Setelah empat hari dinyatakan hilang di hutan Petuk Ketimpun, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, seorang pemancing asal Sei Gohong akhirnya ditemukan selamat oleh tim SAR gabungan, Sabtu, 23 Agustus 2025.
Korban bernama Sukani, 69 tahun, dilaporkan hilang sejak Rabu 20 Agustus 2025 sore. Ia terpisah dari rekannya saat memancing di kawasan kilometer 16 Jalan Tjilik Riwut, Palangka Raya.
Selama tiga hari, rekannya sempat melakukan pencarian mandiri, namun tidak berhasil hingga akhirnya melapor ke pihak berwenang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan.
“Mendapat informasi dari Babinsa Bukit Batu, kami langsung menurunkan personel dengan alut dan peralatan untuk melakukan pencarian,” ujar Alit.
Pencarian tidak berlangsung lama. Tim SAR gabungan berhasil menemukan Sukani dalam kondisi lemas karena tidak makan beberapa hari.
“Alhamdulillah korban telah ditemukan dalam kondisi selamat sekitar 1 kilometer dari titik terakhir korban terlihat, selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Jekan Raya untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan,” kata Rizali, koordinator lapangan Basarnas.
Alit menambahkan operasi SAR resmi ditutup setelah korban dievakuasi. “Dengan ditemukannya korban, dievakuasi ke Puskesmas dan diserahkan kepada pihak keluarga, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua unsur yang terlibat. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam pencarian. Korban dapat ditemukan berkat kerja keras dan sinergi yang baik antar tim di lapangan dan juga masyarakat,” kata Alit.
Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Palangka Raya, Polres Palangka Raya, Koramil Bukit Batu, Polsek Bukit Batu, BPBD, relawan, serta masyarakat sekitar.
(Syauqi)












