952 Ton Beras SPHP Disalurkan ke Kalteng Lewat Gerakan Pangan Murah Serentak

IST/BERITASAMPIT - Masyarakat antusias menyerbu stan penjualan beras dan kebutuhan pokok dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Kelurahan Panarung, , Sabtu pagi, 30 Agustus 2025.

– Sebanyak 952 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) disalurkan ke (Kalteng) dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak se-Indonesia yang digelar Sabtu pagi, 30 Agustus 2025.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga ketersediaan pasokan sekaligus menekan gejolak harga bahan pokok di masyarakat.

Pelaksanaan GPM di Kalteng dipusatkan di halaman Kantor Kelurahan Panarung, , dengan kehadiran Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo bersama unsur Forkopimda, Wakil Wali Kota Achmad Zaini, serta sejumlah kepala perangkat daerah.

Dari total stok 952 ton beras yang disiapkan untuk Kalteng, 8 ton di antaranya langsung digelontorkan di lokasi GPM Panarung, dalam bentuk 1.600 kemasan beras SPHP isi 5 kilogram dengan harga Rp 56.500 per kemasan atau Rp 11.300 per kilogram.

Selain beras, pemerintah provinsi melalui Dinas Ketahanan Pangan juga menyiapkan berbagai bahan pokok lain seperti bawang merah, bawang putih, gula, minyak goreng, dan telur dengan harga di bawah pasar.

Antusiasme warga terlihat tinggi, ditandai dengan antrean panjang sejak pagi untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Wakil Gubernur Edy Pratowo mengatakan penyaluran beras SPHP melalui GPM diharapkan mampu membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, pemerintah hadir langsung di tengah masyarakat untuk memastikan pasokan terjaga, harga terkendali, dan inflasi bisa ditekan,” ujarnya.

Secara , kegiatan GPM dipimpin Menteri Pertanian Amran Sulaiman bersama Mendagri Tito Karnavian, Menteri Perdagangan Budi Santoso, serta Dirut Bulog Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani.

Dari 7.285 kecamatan di seluruh Indonesia, tercatat 4.663 kecamatan ikut serta dengan perkiraan pengunjung mencapai 3,4 juta orang dan kebutuhan beras sekitar 43 ribu ton.

Dengan distribusi 952 ton beras SPHP ke seluruh wilayah Kalteng, pemerintah berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga, khususnya menjelang akhir tahun dan menghadapi momen perayaan besar yang biasanya memicu kenaikan kebutuhan pokok.

(Sya'ban)

baca juga ...  Pemprov Kalteng Diminta Siapkan Strategi Mitigasi Fiskal Hadapi Pemangkasan Anggaran
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!