SAMPIT – Warga Dusun Rongkang, Desa Natai Baru, Kecamatan Mentaya Hulu (MHU), Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendadak heboh setelah seekor orangutan terlihat masuk ke kebun buah milik warga.
Kehadiran satwa dilindungi itu bukan hanya membuat heboh, tetapi juga sempat memicu rasa was-was warga. Orangutan tersebut dilaporkan memakan hasil kebun dan merusak sejumlah dahan pohon saat mencari makanan. Peristiwa yang terjadi di sekitar Jalan Jenderal Sudirman KM 26.
Warga yang khawatir lalu melaporkan kejadian tersebut kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Sampit untuk ditindaklanjuti. Komandan BKSDA Pos Sampit, Muriansyah, membenarkan adanya laporan tersebut.
Ia bersama tim langsung turun ke lokasi pada Kamis 4 Agustus 2025 kemarin untuk melakukan observasi sejak pagi hingga siang hari.
“Saat dilakukan pemantauan, orangutannya tidak terlihat. Namun kami menemukan satu sarang kelas 1 dan bekas buah nangka yang sudah habis dimakan,” ujar Muriansyah, Jumat 5 Agustus 2025.
Selama observasi, petugas juga bertemu dengan dua warga, yakni Ijan dan Tamrin. Dari keterangan mereka, orangutan yang muncul berjumlah satu individu dengan ukuran tubuh besar.
Warga menyebut orangutan itu sering mencari makan di kebun dengan memakan buah jambu, kelapa, hingga jambu bol. Namun, keberadaan satwa tersebut juga menimbulkan kerusakan karena dahan pohon kerap dipatahkan.
“Yang dikhawatirkan warga bukan hanya soal buah, melainkan pohon yang bisa mati dan potensi orangutan menyerang jika merasa terganggu,” tambah Muriansyah.
Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, pihak BKSDA memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai perilaku orangutan serta langkah yang aman bila satwa itu kembali terlihat. Warga juga diminta segera memberikan laporan resmi agar petugas bisa menindaklanjuti.
“Orangutan termasuk satwa yang dilindungi. Kami imbau masyarakat tidak mengambil tindakan sendiri yang dapat membahayakan, baik terhadap orangutan maupun diri mereka,” tegas Muriansyah.
(UTOMO)












