Resmi Jadi Calon Presma dan Wapresma UIN , Begini Visi Albiy-Abizar

IST/BERITASAMPIT - Calon Presiden Mahasiswa (Presma) Muhammad Asy-Syifa' Alqolbiy (kiri) dan Calon Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) Muhammad Abizar Algifary (kanan) Universitas Islam Negeri (UIN) dengan nomor urut 1.

– Muhammad Asy-Syifa' Alqolbiy atau Albiy bersama Muhammad Abizar Algifary resmi maju sebagai pasangan Calon Presiden Mahasiswa (Presma) dan Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) Universitas Islam Negeri (UIN) dengan nomor urut 1.

Keduanya menilai organisasi mahasiswa, terutama Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), belum sepenuhnya mampu menjadi wadah yang mengakomodasi kepentingan mahasiswa dalam dua tahun terakhir.

Albiy menyebutkan, terdapat sejumlah masalah yang harus segera diperbaiki, seperti program kerja yang dinilai kurang tepat sasaran, menurunnya minat mahasiswa berorganisasi, hingga keterbatasan anggaran operasional.

Menurutnya, mahasiswa perlahan mulai menjauh dari organisasi karena merasa belum memiliki wadah yang benar-benar mendengar mereka.

“Kami melihat mahasiswa mulai menjauh dari organisasi karena belum menemukan wadah yang benar-benar mendengar dan mengakomodasi mereka,” ucap Albiy.

Ia menambahkan, jika diberi amanah memimpin DEMA, pihaknya akan berupaya menghadirkan organisasi yang lebih terbuka dan menjadi ruang bersama bagi seluruh mahasiswa.

“Jika diberi amanah, kami ingin DEMA hadir sebagai rumah bersama, tempat mahasiswa merasa dekat dan percaya,” tambahnya.

Dengan mengusung tagline “Bersatu Bersinergi”, pasangan nomor urut 01 ini menekankan pentingnya membangun semangat kolektif untuk mengatasi tantangan organisasi mahasiswa.

Abizar menegaskan, kolaborasi harus menjadi dasar pergerakan. Ia menilai perubahan hanya bisa diwujudkan jika mahasiswa bersama-sama terlibat, bukan sekadar menjadi penonton.

“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Perubahan hanya bisa terwujud jika semua pihak terlibat,” kata Abizar.

Ia juga menyerukan agar mahasiswa lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan organisasi kampus sehingga DEMA benar-benar menjadi wadah yang dinamis.

“Kami ingin mengajak seluruh mahasiswa agar tidak sekadar menjadi penonton, tetapi ikut andil menciptakan suasana kampus yang lebih hidup, dinamis, dan bermanfaat,” sambungnya.

Jejak Organisasi

Albiy memiliki rekam jejak panjang dalam organisasi. Sejak di bangku sekolah, ia aktif di Pramuka Pondok Darul Hijrah Putra Martapura dan SMA IT Hasanka , bahkan pernah menjabat sebagai Ketua OSIS.

Saat kuliah, ia melanjutkan kiprahnya di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat FEBI, Ketua Umum HMPS Ekonomi Syariah, Ketua Umum DEMA FEBI, serta terlibat dalam GenBI, ISMEI, FORNAS Mahasiswa Ekonomi Syariah, hingga menjadi Ketua Ikatan Alumni Hasanka Boarding School.

Sementara itu, Abizar juga tidak kalah aktif. Ia pernah menjadi Ketua OSIS SMP Islam Darussalam , kemudian melanjutkan aktivitas organisasinya di kampus melalui HMPS IQT, HMI Komisariat FTIK, dan DEMA FUAD sebagai Wakil Ketua Umum.

Ia juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Bidang Pembinaan Anggota HMI Cabang dan kini dipercaya sebagai Ketua Bidang Kominfo HMI Cabang .

Dengan latar belakang tersebut, pasangan Albiy-Abizar optimistis mampu membawa DEMA UIN menjadi lebih inklusif, responsif, dan berdaya guna bagi seluruh mahasiswa.

(Sya'ban)

baca juga ...  Inflasi Merangkak, Pemprov Kalteng Diminta Kendalikan Harga Cabai dan Bawang
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!