Warga Parenggean Geruduk Jalan Tambang PT IBB, Tuntut Janji CSR yang Belum Dipenuhi

IST/BERITA SAMPIT - Masyarakat saat melakukan pertemuan dengan perwakilan dari PT IBB di Kantor Kecamatan Parenggean.

SAMPIT – Suasana di Kelurahan Parenggean, Kecamatan Parenggean, Kabupaten (Kotim) memanas. Warga dari RT 1, 24, dan 25 kompak memportal jalan menuju area pertambangan PT Indonesia Batubauksit Bajarau (IBB). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes karena dua dari sembilan poin tuntutan Corporate Social Responsibility (CSR) belum juga dipenuhi oleh pihak perusahaan.

Warga menilai, program CSR yang dijanjikan merupakan hak mereka sebagai masyarakat terdampak aktivitas tambang.

CSR atau tanggung jawab sosial perusahaan sejatinya adalah komitmen perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial dan lingkungan melalui praktik bisnis yang berkelanjutan. Namun, menurut warga, lambannya realisasi program justru menimbulkan keresahan dan menurunkan kepercayaan terhadap perusahaan.

Kelompok masyarakat dari 3 RT yang ada di parenggean itu meminta sembilan tuntutan mereka dipenuhi untuk CSR diantaranya adalah honor guru ngaji, bantuan musala, bantuan masjid, bantuan hewan qurban, tenaga kerja lokal, perbaikan jalan, uang debu atau kebisingan dan bingkisan hari raya.

Camat Parenggean, Hery Badry, S.Hut membenarkan penutupan jalan tersebut dan mengatakan bahwa pihak kecamatam sudah memfasilitasi masyarakat untuk musyawarah dengan perusahaan di kantor kecamatan.

“Sudah kami fasilitasi dua kali untuk pertemuan di kantor tadi terakhir di polsek. Masih belum sepakat warganya,” kata Hery pada Kamis 11 September 2025.

Dirinya menyebut ada dua dari sembilan tuntutan masyarakat yang belum bisa dipenuhi oleh PT IBB yaitu uang debu dan kebisingan serta bingkisan hari raya.

“Yang diminta warga uang debu dan kebisingan serta bingkisan hari raya,” ungkapnya.

Diketahui penutupan jalan tersebut dilakukan oleh warga sejak pertemuan pertama pada 4 September 2025 sampai dengan hari ini 11 September 2025.

(Utomo)

baca juga ...  Sebelum Ditemukan Meninggal, Kediaman Jaka Sempat Diserang Orang Tak Dikenal
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!