SAMPIT – Seorang nenek tua warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali menjadi korban tabrak lari, Rabu 8 Oktober 2025.
Insiden memilukan ini menambah daftar panjang rangkaian kecelakaan tragis yang terjadi di Kotim belakangan ini.
Sebelumnya, pada akhir September dan awal Oktober 2025, dua nyawa melayang dalam kecelakaan serupa di Jalan Tjilik Riwut, Cempaga. Kepala Sekolah SDN 1 di Sungai Paring dan Ketua Batamad Kecamatan Cempaga Hulu menjadi korban yang tak tertolong. Kini, giliran seorang nenek yang menjadi korban jalanan ini.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Berita Sampit, insiden tersebut berawal saat nenek itu sedang berjalan kaki di bahu jalan, secara tiba-tiba nenek itu ditabrak oleh pengendara sepeda motor. Nenek itu dikabarkan mendapat perawatan di RSUD dr Murjani Sampit.
Hingga kini identitas sang nenek masih belum diketahui dan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Warga setempat, Abdul menjelaskan bahwa sepeda motor yang menabrak melaju dari arah barat menuju timur dan menabrak nenek tersebut hingga tak sadarkan diri.
“Sepeda motor datang dari arag barat menuju timur, lalu tiba-tiba menabrak nenek tersebut hingga tak sadarkan diri,” kata Abdul pada Kamis 9 Oktober 2025.
Abdul menggambarkan ciri-ciri pengguna sepeda motor yang menabrak nenek tersebut adalah seorang pria muda menggunakan motor Yamaha Mio warna merah dan berbaju hitam. Pelaku melarikan diri ke arah timur dari Jalan Pemuda.
“Saya saat itu bersama warga sekitar fokus menolong nenek itu, tidak sempat untuk mengejar pelaku karena lari dengan sangat kencang,” bebernya.
Ia juga menjelaskan bahwa sang nenek biasanya berjualan pisang di daerah tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.
“Kebetulan saya warga daerah sini, ada tetangga korban yang mengabarkan bahwa nenek tersebut sudah meninggal dunia setelah kejadian tadi,” pungkasnya.
(Utomo)












