Tangis Pecah, Ibu Bocah yang Jatuh dari Ferry Pingsan Saat Jenazah Anaknya Tiba di Rumah

JIMMY/BERITASAMPIT - Suasana rumah duka di Mentaya Seberang.

SAMPIT – Suasana duka menyelimuti Kelurahan Mentaya Seberang, Kecamatan Seranau, Selasa 21 Oktober 2025 sore. Isak tangis dan teriakan histeris memecah keheningan saat jenazah bocah lima tahun yang sebelumnya terjatuh dari kapal ferry penyeberangan akhirnya tiba di rumah duka, RT 12 RW 004.

Sekitar pukul 15.30 WIB, tangisan keluarga pecah ketika peti jenazah diturunkan. Sang ibu, yang sejak pagi menanti dengan harap cemas, seketika pingsan saat mengetahui anak semata wayangnya telah tiada. Warga dan kerabat bergegas memberikan pertolongan dan berusaha menenangkannya di tengah suasana penuh pilu.

Sekitar pukul 16.00 WIB, suasana duka semakin mendalam ketika warga dan keluarga menggelar pembacaan tahlil. Tangisan terdengar di setiap sudut rumah, mencerminkan duka mendalam yang dirasakan keluarga korban. Sejumlah warga tampak meneteskan air mata, ikut merasakan kehilangan tersebut.

Menurut keterangan warga setempat, korban dikenal sebagai anak yang ceria dan sering bermain di sekitar rumah bersama teman-temannya.

“Kami semua tidak menyangka, baru kemarin masih bermain di sini,” ujar seorang tetangga dengan suara bergetar.

Jenazah korban rencananya akan dimakamkan sore ini di pemakaman umum setempat setelah prosesi doa dan tahlil selesai.

Pihak keluarga meminta doa agar almarhum diterima di sisi Tuhan dan diberi ketabahan dalam menghadapi cobaan berat ini.

Saat ini terpantau petugas dari Satpolairud Polres Kotim bersama Polsek Ketapang dan dinas terkait juga melayat di rumah duka.

(Jimmy)

baca juga ...  Hujan Deras dan Angin Kencang Sebabkan Pohon Tumbang di Jalan Samekto Sampit
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!