SAMPIT – SMP Negeri 1 Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menggelar rapat komite sekaligus kegiatan Silaturahim Bersama Sekolah, Komite, Orang Tua/Wali Murid dalam Pengembangan Pendidikan Tahun 2025/2026, Rabu 22 Oktober 2025, di Gedung Serbaguna sekolah setempat.
Kepala SMPN 1 Sampit, Suyoso menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara pihak sekolah, komite, serta orang tua dalam mendukung visi dan misi sekolah menuju branding sebagai Sentra Bina Talenta.
Dalam agenda tersebut juga ditampilkan perwakilan siswa-siswi berprestasi berbagai bidang yang akan menjadi semangat orang tua bersama-sama meningkatkan prestasi SMPN 1 Sampit.
“Orang tua harus punya satu komitmen bersama sekolah. Kami ingin menunjukkan bahwa dukungan terhadap sekolah bukan beban, tetapi investasi untuk prestasi anak. Karena sumbangan itu bukan kewajiban, melainkan bentuk partisipasi sukarela,” ungkap Suyoso.
Ia juga menegaskan pentingnya transparansi pengelolaan dana sekolah. Seluruh rencana kegiatan dan realisasi penggunaan anggaran dilakukan secara terbuka melalui Rencana Kegiatan Sekolah (RKS).
“Kalau pengelolaan terbuka, maka semua pihak akan memahami dan ikut merasa memiliki. Komite dan orang tua punya peran sesuai porsi masing-masing,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Suyoso memaparkan sejumlah pembangunan sekolah dari program pusat maupun daerah, di antaranya 18 kelas digitalisasi yang menjadi proyek percontohan, pengadaan mebelair, serta pembangunan ruang kelas baru. Adapun dana komite digunakan untuk mendukung perawatan sarana, prasarana, serta peningkatan mutu pendidikan.
“Yang paling berat sebenarnya bukan membangun gedung, tapi membangun prestasi. Karena bangunan bisa langsung terlihat fisiknya, sedangkan prestasi memerlukan proses panjang dan tidak bisa dilihat seketika. Namun dengan dukungan komite dan orang tua, kami optimistis prestasi anak-anak akan terus meningkat,” jelasnya.
Sejumlah agenda yang dilaksanakan diantaranya penyampaian program dan kegiatan sekolah, penyampaian Laporan Program kegiatan tahun 2024/2025, penyampaian rencana Program Kerja anggaran tahun 2025/2016, serta diskusi bersama dengan orang tua/Wali Murid yang diperlukan dalam pengembangan Pendidikan.
Sementara itu, Ketua Komite SMPN 1 Sampit, Susilo, dalam kesempatan yang sama berpamitan karena akan mengakhiri masa jabatannya. Ia mengaku memiliki kenangan mendalam selama menjadi bagian dari SMPN 1 Sampit.
“SMPN 1 ini sudah seperti bagian hidup saya. Semoga kebersamaan kita membawa keberkahan dan sekolah ini semakin berprestasi ke depan,” ucap Susilo.
Susilo menambahkan, dirinya telah tujuh tahun menjabat sebagai ketua komite. Meski kini akan pensiun dari posisi tersebut, ia tetap akan menjadi bagian dari SMPN 1 Sampit sebagai Ketua Dewan Pembina Komite.
“Prestasi SMPN 1 sudah luar biasa. Banyak siswa menorehkan prestasi di tingkat nasional bahkan internasional, baik akademik maupun non akademik. Sekolah ini sudah menjadi rujukan di Kotim, dan saya bangga pernah menjadi bagiannya,” ujarnya.
Ia berharap kepengurusan komite yang baru dapat melanjutkan semangat kebersamaan dan transparansi, termasuk dalam pemilihan pengurus melalui sistem yang terbuka melibatkan semua pihak.
“Saya ingin SMPN 1 Sampit terus maju, lebih baik lagi, dan selalu menjadi kebanggaan kita bersama,” tutupnya. (nardi)












