SAMPIT – Di tengah hiruk-pikuk aktivitas industri, semangat kemanusiaan tetap menyala. Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memberikan apresiasi tinggi kepada salah satu perusahaan minyak yang rutin menyumbangkan darah terbanyak di wilayah tersebut.
Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kotim, dr. Aldila Tiurmawati Lumban Gaol, menyebut perusahaan ini kembali menorehkan kepedulian luar biasa dengan menyumbangkan 106 kantong darah dalam kegiatan donor rutin terbaru mereka.
“Sebelumnya pada bulan Mei menyumbangkan 248 kantong darah dan hari ini 106 kantong karena kita batasi. Stok di PMI masih penuh dan permintaan rumah sakit sedikit,” kata Aldila.
Menurutnya kegiatan donor darah rutin yang dilakukan oleh perusahaan sawit sangat vital untuk menjaga kestabilan stok darah. Ia juga berharap perusahaan lain dapat mencontoh langkah inspiratif yang dilakukan oleh perusahaan minyak.
“Kami dari UDD PMI Kotim sangat mengharapkan perusahaan-perusahaan lain dapat mencontoh dedikasi perusahaan minyak ini,” ujarnya.
Sementara itu Owner perusahaan minyak, Jonatan Ing Ismail melalui salah satu direksinya, Taufik Akbar mengatakan kegiatan donor darah rutin yang mereka lakukan setiap tiga bulan sekali ini untuk menegaskan fungsi sosial mereka kepada masyarakat.
“Tujuannya kita sebagai pengusaha di Kota Sampit ini sudah layaknya berfungsi untuk masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Taufik juga menjelaskan bahwa pendonor utamanya adalah masyarakat sekitar yang ada di Kota Sampit. Sebagai bentuk apresisi kepada masyarakat yang mendonorkan darahnya pihaknya memberikan beras dan sembako kebutuhan pokok.
“Kita juga memberikan sembako berupa beras dan kebutuhan pokok lainnya sebagai wujud apresiasi kita kepada warga yang memberikan sumbangan darahnya,” bebernya.
Dia berharap darah yang didonorkan sejak awal sampai hari ini dapat berfungsi dan tepat guna untuk masyarakat yang membutuhkan sehingga makin banyak nyawa terselamatkan.
“Sehingga dengan begitu meningkatkan kesadaran warga Sampit untuk menyumbangkan darah. Karena di samping berfungsi juga untuk orang lain juga berfungsi bagi diri sendiri,” pungkasnya.
(Utomo)












