Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Dorong Iklim Investasi yang Kondusif

IST/BERITASAMPIT - Gubernur , H. Agustiar Sabran.

– Komitmen Gubernur (Kalteng) H. Agustiar Sabran untuk menciptakan iklim investasi yang aman dan kondusif terus membuahkan hasil. Hingga triwulan III tahun 2025, total realisasi investasi di Kalteng telah mencapai Rp19,621 triliun, atau 75,67 persen dari target tahunan sebesar Rp25,930 triliun.

Capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 35,79 persen dibandingkan triwulan sebelumnya, dengan nilai investasi pada periode Juli-September 2025 mencapai Rp7,178 triliun.

Gubernur Agustiar Sabran menegaskan, keberhasilan itu merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang berkomitmen menjaga stabilitas daerah, memberikan kemudahan perizinan, serta memperkuat kepastian bagi para investor.

“Pemerintah daerah harus hadir memastikan dunia usaha bisa tumbuh tanpa hambatan, selama tetap patuh pada aturan dan berkontribusi bagi masyarakat,” ujarnya dalam keterangan yang disampaikan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalteng dikutip, Rabu, 29 Oktober 2025.

Kepala DPMPTSP Provinsi Kalteng Sutoyo menuturkan, peningkatan realisasi investasi tidak terlepas dari dukungan kebijakan yang diarahkan oleh Gubernur Agustiar Sabran, termasuk dalam hal percepatan perizinan dan penyederhanaan layanan berbasis digital.

Dari total nilai investasi tersebut, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mendominasi dengan kontribusi Rp5,466 triliun, sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp1,711 triliun.

Sektor industri makanan menjadi penyumbang terbesar PMDN dengan realisasi Rp2,127 triliun, diikuti pertambanganserta tanaman pangan, perkebunan, dan peternakan. Sementara di sisi PMA, subsektor pertambangan memimpin dengan nilai Rp705 miliar.

Sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan, Gubernur Agustiar Sabran juga menekankan pentingnya tanggung jawab sosial dan kepatuhan pajak bagi seluruh pelaku usaha di daerah.

Ia mengingatkan agar investor senantiasa memenuhi kewajiban pajak daerah seperti Pajak Kendaraan Bermotor, Pajak Air Permukaan, Pajak Alat Berat, Pajak Bahan Bakar Minyak, serta Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan.

“Investasi tidak hanya soal modal, tapi juga komitmen untuk membangun daerah bersama. Kepatuhan pajak dan kepedulian sosial harus menjadi bagian dari semangat investasi di ,” tegas Agustiar.

(Sya'ban)

baca juga ...  RS Doris Sylvanus Pastikan Layanan Tak Terganggu selama Ramadan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!