SUKAMARA – Dalam rangka mengantisipasi terjadinya bencana alam, Polres Sukamara menggelar apel kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi yang dilaksanakan di Halaman Mapolres Sukamara pada Rabu 5 November 2025.
Kapolres Sukamara, AKBP Abdian Berkat Ndraha mengatakan bahwa apel tersebut dilaksanakan sebagai bentuk sinergi dan koordinasi lintas instansi untuk memastikan keselamatan warga dari ancaman cuaca ekstrem yang akhir-akhir ini meningkat.
“Berdasarkan prediksi BMKG Stasiun Klimatologi Pangkalan Bun musim hujan pada November tahun 2025 hingga Februari tahun 2026 diperkirakan kembali hadir dengan curah hujan tinggi, sehingga risiko banjir, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan gelombang pasang perlu diantisipasi secara serius,” jelas Abdian Berkat Ndraha.
Abdian juga menegaskan jika apel yang dilaksanakan serentak di seluruh wikayah Kalimantan Tengah ini bertujuan memastikan kesiapan personel, sarana-prasarana, rantai komando, dan logistik sesuai ketentuan perundang-undangan seperti uu no. 24 tahun 2007 sehingga setiap unsur Polri, TNI, BPBD, Pemerintah Daerah, OPD, relawan dan masyarakat siap bergerak cepat dalam satu alur komando.
“Polres Sukamara bekerjasama dengan Pemda, TNI dan rekanan lainnya dalam upaya antisipasi dan penanganan bencana yang akan terjadi dan yang telah terjadi,” ucap Abdian.
Sementara itu, Bupati Sukamara, Masduki yang hadir pada apel kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi mengatakan bahwa apel ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam memastikan kesiapan seluruh unsur menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem.
“Apel kesiapsiagaan ini menjadi wujud nyata komitmen kita dalam melindungi masyarakat Kota Mataram dari potensi bencana. Dengan kolaborasi antara pemerintah, aparat, relawan, dan masyarakat, insya Allah kita mampu menghadapi musim penghujan dengan aman, tanggap, dan penuh kesiapsiagaan,” tegas Masduki. (enn)












