KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik menggelar kegiatan Presentasi Akhir dan Penyerahan Dokumen Akhir Penyusunan Arsitektur dan Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Kegiatan ini berlangsung di lantai I Kantor Bupati Gunung Mas, Selasa 4 November 2025.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas, Richard, dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan yang terarah, terpadu, dan berkelanjutan.
“Pemerintah Kabupaten Gunung Mas berkomitmen melaksanakan transformasi digital pemerintahan melalui penerapan SPBE yang terarah, terpadu, dan berkelanjutan. Kegiatan ini merupakan tahapan akhir dari seluruh proses penyusunan Arsitektur dan Peta Rencana SPBE yang sangat penting bagi pengembangan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik di daerah kita,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dokumen yang disusun tersebut memuat hasil analisis kondisi eksisting, gap analysis, serta roadmap pengembangan SPBE di Kabupaten Gunung Mas.
“Melalui dokumen ini, pemerintah daerah kini memiliki peta jalan yang jelas untuk mewujudkan layanan pemerintahan yang terintegrasi, efisien, dan berdampak langsung bagi masyarakat,”bebernya.
Lebih lanjut, Richard menekankan bahwa penerapan SPBE bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kominfo semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah.
“SPBE adalah sistem kolaboratif. Ia hanya bisa berjalan efektif bila setiap perangkat daerah terlibat aktif, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi,” tegasnya.
Sekda juga mengajak seluruh kepala perangkat daerah agar menjadikan dokumen Arsitektur dan Peta Rencana SPBE sebagai pedoman strategis dalam penyusunan program dan kegiatan di unit kerja masing-masing. Ia berharap setiap perangkat daerah dapat mengintegrasikan rencana kerja dan penganggaran bidang TIK agar selaras dengan arah kebijakan SPBE daerah.
Selain itu, ia menekankan pentingnya memperkuat interoperabilitas data dan kolaborasi antarperangkat daerah, sehingga layanan pemerintahan dapat diakses secara mudah, cepat, dan transparan oleh masyarakat.
“Dengan demikian, implementasi SPBE di Kabupaten Gunung Mas bukan hanya sebatas pemenuhan syarat administratif, tetapi benar-benar menjadi langkah nyata menuju tata kelola pemerintahan yang modern, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik,” tutupnya. (ale)












