Menag RI Nasaruddin Umar Lakukan Peresmian UIN , Harapkan Kontribusi Nyata untuk Daerah dan Bangsa

SYAUQI/BERITA SAMPIT - Menag RI Nasaruddin Umar saat memberikan sambutan dalam acara peresmian perubahan IAIN menjadi UIN .

– Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, melakukan peresmian perubahan bentuk Institut Agama Islam Negeri (IAIN) menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) . Acara peresmian digelar di aula kampus setempat pada Jumat, 7 November 2025.

Dalam sambutannya, Nasaruddin menekankan bahwa transformasi menjadi UIN bukan semata perubahan nomenklatur, melainkan upaya meningkatkan peran nyata perguruan tinggi Islam dalam pembangunan daerah dan bangsa.

“Tidak hanya memberikan akses pendidikan bermutu yang luas namun urgensi utama alih bentuk (IAIN menjadi UIN) itu diharapkan memberikan dampak yang nyata pada peningkatan kualitas daerah masing-masing,” ujar Nasaruddin.

Ia berharap UIN dapat menjadi pusat kemajuan pendidikan di Kalteng yang berkontribusi untuk daerah dan bangsa.

“Kita berharap dengan menjadi UIN ini, maka kontribusinya lebih aktif nanti untuk memajukan daerah, memajukan Indonesia. Insha allah akan lebih nyata lagi,” katanya.

Nasaruddin juga mengapresiasi capaian UIN yang berhasil meraih akreditasi unggul pada 6 Mei 2025 lalu.

“Ini satu-satunya dan pertama di Kalteng dari 32 kampus. Jadi, istilahnya anak muda sekarang bukan kaleng-kaleng sesungguhnya,” ujarnya.

Selain itu, Nasaruddin menyampaikan kabar gembira bahwa jumlah guru besar di UIN kini bertambah menjadi sepuluh orang.

“Saya ucapkan selamat karena kemarin, kami tandatangani bertambah 4 guru besar sehingga menjadi 10 guru besar. Luar biasa Pak Rektor ini memberikan percepatan,” katanya.

Saat ini, UIN memiliki 26 program studi dari jenjang S1 hingga S3. Sebanyak delapan program studi baru juga telah diusulkan dan tengah diproses di Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.

“Dan saya akan mendesak supaya sesegera mungkin bisa turun (disetujui),” tuturnya.

(Syauqi)

baca juga ...  Disdagperin Kalteng Gandeng MES Perluas Pasar Modal Syariah
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!