KUALA KAPUAS – Bunda PAUD Kabupaten Kapuas, Hj. Siti Saniah Wiyatno, mengajak seluruh guru dan orang tua untuk berkolaborasi membentuk karakter anak sejak usia dini melalui penerapan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan sosialisasi yang digelar bagi satuan pendidikan anak usia dini se-Kecamatan Kapuas Timur di D'Silva Café & Resto Kapuas.
Kegiatan yang diikuti oleh para kepala sekolah, guru PAUD dan TK, Bunda PAUD desa, serta para orang tua murid itu berlangsung penuh semangat dan antusiasme. Dalam suasana kebersamaan, para peserta diajak memahami nilai-nilai dasar pembentukan karakter positif bagi anak-anak sebagai fondasi menuju generasi unggul.
Hj. Siti Saniah menegaskan bahwa kebiasaan baik perlu ditanamkan sejak dini agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang sehat, berakhlak, dan memiliki daya juang tinggi. Ia menilai pendidikan karakter tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah, melainkan harus menjadi gerakan bersama antara pendidik dan keluarga.
“Tujuh Kebiasaan Anak Hebat bukan sekadar slogan. Ini panduan hidup yang melatih anak-anak kita agar disiplin, sehat, cerdas, dan berakhlak. Orang tua dan guru harus berjalan seiring, karena teladan terbaik berasal dari rumah dan lingkungan sekolah,” ujar Hj. Siti Saniah, Minggu 9 November 2025.
Lebih lanjut, ia menjabarkan tujuh kebiasaan yang dimaksud, yakni bangun pagi untuk melatih kedisiplinan, beribadah sesuai keyakinan, berolahraga secara teratur, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bersikap peduli terhadap sesama, serta beristirahat cukup dengan mengatur waktu penggunaan gawai. Semua kebiasaan ini, katanya, harus dibiasakan melalui contoh nyata dalam keseharian.
“Anak-anak belajar bukan dari kata-kata, tetapi dari apa yang mereka lihat. Jika kita sebagai orang tua dan guru mencontohkan kedisiplinan dan kepedulian, mereka akan menirunya dengan alami,” tuturnya.
Di akhir kegiatan, Hj. Siti Saniah memberikan apresiasi kepada para guru, penggerak PAUD, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas atas sinergi dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Ia menegaskan bahwa semangat membentuk “Anak Indonesia Hebat” harus terus digelorakan agar Kabupaten Kapuas mampu melahirkan generasi emas menuju Indonesia Emas 2045. (ds)












